Bruno Fernandes Tanggapi Kritik Legenda Manchester United soal Rekor Assist
JAKARTA - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, menuduh Roy Keane berbohong tentang upayanya memecahkan rekor assist Liga Inggris.
Fernandes meraih rekor assist terbanyak dalam satu musim dengan mencetak 21 assist setelah membawa The Red Devils menang 3-0 atas Brighton pada Minggu, 24 Mei 2026.
Pemain berusia 31 tahun itu sudah menyamai rekor sebelumnya, yang dipegang bersama oleh Thierry Henry dan Kevin De Bruyne, seminggu sebelumnya saat Manchester United menang 3-2 atas Nottingham Forest.
Hanya saja, prestasi itu malah menuai kritik. Legenda Manchester United, Roy Keane, menyatakan bahwa Fernandes memprioritaskan kejayaan individu daripada kepentingan tim, menggambarkannya sebagai pusat dari "pertunjukan sirkus".
Baca juga:
"Setelah pertandingan (melawan Nottingham Forest), dia diwawancarai dan berkata bahwa beberapa kali, saya mungkin seharusnya menembak tetapi saya memberikan umpan."
"Wow, bagaimana mungkin pola pikir seorang pesepak bola saat memasuki pertandingan hanya berfokus pada rekor individu? Dia tidak akan memenangi trofi, bukan dengan pola pikir tim seperti itu," ujar Keane di podcast The Overlap.
Namun, mantan kapten Republik Irlandia dan Manchester United itu tampaknya salah menafsirkan komentar Fernandes.
Pernyataan Fernandes setelah pertandingan sebenarnya ialah, "Mungkin ada beberapa momen hari ini di mana saya seharusnya mengoper daripada menembak. Saya sangat senang dengan assist tersebut, tetapi lebih dari itu, saya senang dengan kemenangan ini dan mengakhiri musim dengan baik."
Tak heran, pernyataan Keane langsung ditanggapi Fernandes. Pemain asal Portugal mengatakan Keane telah menambahkan kata-kata yang tidak benar.
"Seperti yang selalu saya katakan, saya tidak keberatan dengan kritik. Saya selalu menerima kritik dari siapa pun dan saya tidak pernah membalas apa pun."
"Orang-orang memiliki pendapat, mereka pikir itu baik, buruk, atau apa pun. Yang tidak saya sukai ialah ketika orang berbohong tentang sesuatu dan (dalam) kasus ini."
"Apa yang Anda katakan tentang Roy Keane pada dasarnya ialah kebohongan karena entah dia melihat wawancara lain atau dia tidak bisa mengatakan bahwa saya mengatakan sesuatu yang sama sekali tidak saya katakan."
"Untungnya bagi saya semuanya terekam. Saya menerima kritiknya, saya menerima bahwa dia mungkin menyukai saya sebagai pemain atau tidak, menyukai saya sebagai pribadi atau tidak."
"Namun, yang tidak saya sukai ialah dia menaruh kata-kata di mulut saya yang belum pernah saya ucapkan," kata Fernandes kepada podcast The Diary of a CEO.
Fernandes mengatakan dia telah menghubungi mantan Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, untuk meminta nomor telepon Keane agar dia dapat membahas masalah ini.
"Jelas saya pikir saya selalu menunjukkan banyak rasa hormat kepada Roy Keane dan atas semua yang telah dia lakukan untuk klub dan serta semua yang selalu dia katakan."
"Yang tidak saya sukai ialah orang-orang membuat kata-kata mereka sendiri tentang apa yang saya katakan dan itu tidak benar," tutur Fernandes.
Setelah memberikan assist untuk gol pembuka Patrick Dorgu di Stadion Amex, pemain terbaik Liga Inggris tersebut melengkapi skor setelah gol dari Bryan Mbeumo.
Manchester United mengakhiri musim di posisi ketiga dan lolos ke Liga Champions dengan tiga pertandingan tersisa.
Manajer Michael Carrick, yang menandatangani kontrak dua tahun pada Jumat, 22 Mei 2026, mengamankan 39 poin yang mengesankan dari 17 pertandingan terakhir klub setelah awalnya mengambil alih sementara setelah kepergian Ruben Amorim.
"Mendapatkan hasil beruntun di liga ini sulit dan meraih kemenangan beruntun adalah tantangan. Jelas, ini adalah awal yang baru (musim depan) dalam banyak hal."
"Para pemain kembali dari Piala Dunia 2026 dengan mengetahui bahwa kami dapat saling percaya, kami dapat bekerja sama, kami dapat memberikan sedikit lebih banyak untuk satu sama lain. Ketika Anda melewati itu, saya pikir itu cukup kuat," kata Carrick.