Mengenal Mina: Wilayah Kecil namun Berarti Besar bagi Muslim

YOGYAKARTA – Masyarakat muslim di seluruh dunia mengenal Mina sebagai sebuah wilayah kecil namun penting. Tempat itu selalu ramai terutama saat musim ibadah Haji. Mina bukan sekadar tempat berkumpulnya jamaah Haji. Ada makna penting di balik area tersebut.

Mengenal Mina dan Maknanya

Pada dasarnya Mina adalah kota kecil yang letaknya ada di sebuah lembah. Kota ini kerap dijuluki sebagai Kota Tenda karena di momen-momen tertentu ada banyak tenda didirikan di sini hingga permukaannya sebagian besar tertutup oleh kain tenda.

Lokasi Mina sendiri ada di kurang lebih 7 kilometer di sebelah timur Kota Makkah dan Masjidil Haram. Jaraknya yang cukup jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki. Di masa lampau, Mina adalah padang luas sekitar 650 hektare. Di era sekarang, wilayah tersebut dijadikan sebagai salah satu pusat berkumpulnya jamaah Haji dengan jumlah yang sangat banyak.

Tidak hanya dikenal sebagai tempat berkumpul, Mina juga punya keistimewaan sejarah yang bahkan berkaitan langsung dengan salah satu nabi yakni Nabi Ibrahim A.S.

Dilansir dari NU Online, Mina menjadi tempat bersejarah karena di tempat itu Nabi Ibrahim akhirnya memutuskan untuk mengorbankan anaknya atas perintah Allah SWT. Meski pada akhirnya pengorbanan tersebut hanya sekadar sebagai ujian dan Allah SWT mengganti anak Nabi Ibrahim dengan kambing.

Dari cerita tersebut dapat disimpulkan bahwa Mina adalah kota yang menjadi sejarah lahirnya penyembelihan hewan Qurban. Hingga saat ini, umat Islam rutin menggelar ibadah Qurban di Hari Raya Iduladha. Di momen tersebut masyarakat Islam ramai menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ketaatan. Hewan yang bisa disembelih untuk Qurban seperti kambing, domba, sapi, kerbau, hingga onta. Setelah itu daging hasil Qurban dibagikan kepada seluruh masyarakat.

Selain mengenal Mina, dapatkan informasi menarik lain di VOI.id.