Kondisi Pasien Hipertensi di Gaza Kian Parah Akibat Kelangkaan Medis

JAKARTA - Sumber-sumber medis di Jalur Gaza memperingatkan soal penderitaan pasien hipertensi yang semakin memburuk, di mana sekitar 225.000 orang menghadapi peningkatan risiko akibat kelangkaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang minim.

Dilansir ANTARA dari WAFA, Senin, 18 Mei, sumber itu mengindikasikan penundaan pemeriksaan rutin yang berkepanjangan menghambat deteksi dini dan penanganan penyakit. Sementara itu, penghancuran pusat perawatan primer telah menyebabkan kurangnya diagnosis dan tindak lanjut medis.

Disebutkan pula pola makan yang kurang sehat dan seimbang serta kondisi lingkungan yang buruk semakin memperparah penyakit tersebut, di lingkungan yang tercemar dan tidak higienis.

Mereka juga memperingatkan pengungsian berulang dan stres psikologis akibat perang, kemiskinan, dan pengangguran berpotensi meningkatkan komplikasi serius dan stroke mendadak.