PPIH Minta Garuda Pertahankan Ketepatan Waktu Fase Pemulangan Jemaah Haji

JAKARTA - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan meminta maskapai penerbangan Garuda Indonesia mempertahankan ketepatan waktu fase pemulangan jemaah haji asal Sumatera Utara dari Tanah Suci.

Ketua PPIH Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus mengatakan, fase pemulangan jemaah hajimelalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dilakukan mulai 1 hingga 21 Juni 2026.

"Saya kira, ini patut kita apresiasiuntuk Garuda. Mudah-mudahan bisa dipertahankan konsistensi, khususnya saat kepulangan nanti," ungkap Zulkifli di Medan, Sumatera Utara, Jumat.

Pihaknya tidak menginginkan terjadinya delay (penundaan keberangkatan atau kedatangan pesawat), kerusakan maupun kendala lainnya terhadap maskapai penerbangan nasional itu.

Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan, 5.972 calon haji asal Sumatera Utara telah dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia ke Tanah Suci pada fase pemberangkatan mulai 22 April hingga 11 Mei 2026.

"Kita harap tidak lagi ada hal-hal maupun halangan bagi jemaah haji kita saat tiba di Tanah Air," jelas Zulkifli.

Di fase pemberangkatan, lanjut dia, pesawat Garuda Indonesia menjaga ketepatan waktu atau tanpa delay, sehingga 5.972 calon haji asal Sumatera Utara tiba sesuai jadwal di Tanah Suci.

"Garuda bukan lagi on time. Tetapi beberapa kali in time, termasuk Kloter 17 Embarkasi Medan sudah dipercepat 30 menit," paparnya.

Branch Manager Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih menyatakan, pihaknya bersyukur karena bisa membawa sebanyak 5.972 calon haji asal Sumatera Utara dengan selamat ke Tanah Suci.

"Kami dari Garuda sangat bersyukur. Ini terwujud atas kerja sama dan koordinasi baik kami lakukan dengan Kementerian Haji, khususnya perwakilan di Provinsi Sumatera Utara," katanya.

Pihaknya mengatakan, bahwa tim internal Garuda Indonesia secara terus-menerus memastikan dan melakukan pemantauan terhadap layanan pesawat haji musim haji tahun ini.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi setelah fase satu ini selesai, yakni pemberangkatan jemaah calon haji asal Sumatera Utara.

''Tentu harapannya di fase dua (pemulangan, red) bisa lebih baik. Jika ada kendala yang kami hadapi fase satu, mungkin bisa dilakukan perbaikan di fase kedua," tutur Bobby.