Prancis Konfirmasi Kasus Hantavirus Pertama terkait MV Kapal Pesiar Hondius

JAKARTA - Prancis mencatat kasus pertama hantavirus yang terkonfirmasi pada seorang penumpang yang dipulangkan dari kapal pesiar MV Hondius, tempat terdeteksinya wabah penyakit tersebut.

Pasien tersebut merupakan seorang perempuan yang termasuk di antara lima warga negara Prancis yang dievakuasi dari kapal dan diterbangkan dari Kepulauan Canary, Spanyol, ke Prancis pada Minggu.

Pasien itu mulai mengalami gejala selama penerbangan evakuasi antara Pulau Tenerife di Spanyol dan Bandara Le Bourget dekat Paris.

“Hasil tes menunjukkan positif hantavirus,” kata Menteri Kesehatan Stephanie Rist kepada radio France Inte.

Kondisi pasien disebut memburuk dalam semalam.

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengatakan melalui platform X perempuan tersebut sudah menunjukkan gejala selama penerbangan repatriasi yang mendarat pada Minggu sesaat sebelum pukul 16.30 waktu setempat (14.30 GMT).

Sementara itu, empat warga Prancis lainnya dinyatakan negatif virus tersebut, tetapi akan tetap menjalani isolasi setidaknya selama 15 hari, Rist. Dia menambahkan otoritas dapat memperpanjang masa isolasi sesuai regulasi yang berlaku.

Otoritas Prancis juga telah mengidentifikasi 22 warga negara Prancis yang berada dalam penerbangan sebelumnya yang terkait dengan klaster kasus tersebut, termasuk rute antara Saint Helena dan Johannesburg serta antara Johannesburg dan Amsterdam.

Kementerian Kesehatan menyebut delapan warga Prancis dari penerbangan Saint Helena-Johannesburg telah ditempatkan dalam isolasi hampir sepekan lalu, sementara yang lainnya diminta menghubungi otoritas kesehatan dan melakukan isolasi mandiri.

Hantavirus adalah penyakit langka yang biasanya ditularkan melalui hewan pengerat yang terinfeksi atau kotorannya. Namun, jenis virus yang menyebabkan wabah ini juga dapat menular antarmanusia.