Java Jazz Festival 2026 Sediakan Shuttle Khusus Menuju NICE PIK 2

JAKARTA - Java Festival Production selaku penyelenggara Java Jazz Festival 2026, secara resmi mengumumkan penyediaan layanan shuttle khusus untuk memfasilitasi mobilitas pengunjung menuju lokasi baru di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.

Langkah ini diambil guna memberikan kenyamanan ekstra bagi puluhan ribu orang yang akan datang selama perhelatan berlangsung pada 29 hingga 31 Mei mendatang.

Layanan transportasi ini menjadi krusial mengingat perpindahan lokasi festival yang biasanya digelar di pusat kota kini bergeser ke area pengembangan baru yang cukup jauh dari jangkauan transportasi massal.

Untuk menjamin kelancaran akses, pihak penyelenggara menggandeng sejumlah layanan transportasi seperti Bluebird Group, TransJakarta melalui Royaltrans, hingga integrasi dengan KAI Bandara.

Direktur Utama PT Java Festival Production, Dewi Gontha, menegaskan bahwa kenyamanan pengunjung dalam menempuh perjalanan adalah prioritas utama tahun ini.

“Selain menyajikan pertunjukan musik kelas dunia, kami juga ingin memastikan perjalanan menuju dan dari festival dapat dinikmati dengan nyaman, tidak hanya oleh pengunjung tetapi juga oleh para pekerja acara, dengan menyediakan layanan transportasi khusus ke lokasi festival,” kata Dewi dalam keterangannya, Senin, 11 Mei.

“Kami berkolaborasi dengan perusahaan transportasi umum untuk menyediakan layanan ini dengan harapan dapat membantu meningkatkan efisiensi waktu bagi penonton dan pekerja, serta mengurangi kemacetan lalu lintas,” tambah Dewi.

Bagi pengunjung dari wilayah Jakarta, layanan shuttle gratis dari Bluebird Group akan beroperasi di beberapa lokasi seperti Plaza Senayan, fX Sudirman, Lippo Mall Kemang, dan Sarinah Thamrin. Layanan pulang-pergi (PP) akan tersedia sepanjang periode festival.

Sementara, bagi penikmat musik dari luar kota, tersedia layanan Cititrans yang melayani rute langsung dari Bandung menuju NICE PIK 2 dengan titik keberangkatan di Pasteur, Cihampelas Walk, dan Dipati Ukur.

Pemanfaatan transportasi publik juga semakin dimaksimalkan melalui kerja sama dengan TransJakarta. Layanan Royaltrans akan menjangkau titik-titik krusial seperti Dukuh Atas, Cilandak Town Square (CITOS), Alam Sutera, hingga Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

Penambahan jam operasional KAI Bandara rute Stasiun BNI City menuju Bandara Soekarno-Hatta juga dilakukan secara khusus demi mendukung aksesibilitas para penonton.

Selain urusan logistik, antusiasme terhadap Java Jazz Festival 2026 diprediksi akan memuncak seiring hadirnya deretan headliner kelas dunia. Nama-nama besar seperti Jon Batiste, Daniel Caesar, dan Ella Mai telah mengonfirmasi kehadiran mereka di atas panggung.

Tidak ketinggalan, band indie asal Korea Selatan, wave to earth, serta deretan musisi lokal papan atas seperti Slank, Maliq & D'Essentials, hingga Mahalini juga siap mengisi 11 panggung yang telah disiapkan penyelenggara.

Bagi calon penonton yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, informasi mengenai jadwal keberangkatan lebih detail dan mekanisme pemesanan tempat duduk dapat diakses secara langsung melalui situs resmi Java Jazz Festival.

Penyelenggara mengimbau agar pengunjung melakukan perencanaan perjalanan lebih awal guna menghindari antrean panjang pada jam-jam sibuk menjelang penampilan utama.

Tiket pertunjukan sendiri saat ini masih tersedia dalam kategori harian maupun 3-day pass melalui kanal penjualan resmi.