Wamendikdasmen Fajar: Pendidikan Bukan Ajang Transfer Pengetahuan, tapi Proses Memanusiakan Manusia

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional.

“Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga proses memanusiakan manusia, membangun karakter, serta menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” kata Wamendikdasmen Fajar dilansir ANTARA, Minggu, 3 Mei.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, ia mengatakan peringatan Hardiknas tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

Ia menambahkan peringatan Hardiknas tahun ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30.

Ketiga momentum tersebut, kata dia, mencerminkan keterkaitan erat antara pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola daerah dalam membangun masa depan bangsa.

Sejalan dengan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Wamendikdasmen Fajar mengatakan pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang tidak sekadar transfer pengetahuan, namun juga menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan memuliakan manusia sebagai makhluk yang bermartabat.

Pendidikan, lanjutnya, diharapkan mampu membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Adapun dalam kerangka AstaCita Presiden, ia menerangkan pendidikan diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing global.

Karena itu, transformasi pendidikan tidak lagi bertumpu pada pendekatan lama, melainkan bergerak menuju pembelajaran yang lebih mendalam agar peserta didik tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami, berpikir kritis, serta mampu mencipta.

Pada kesempatan itu Wamendikdasmen Fajar juga menekankan guru merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas pendidikan.

Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru terus menjadi prioritas pemerintah.

“Guru adalah pusat perubahan. Investasi pada guru adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan kita,” kata Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq.