Violet Grohl Sindir Maskulinitas di Ruang Kreatif lewat Single Baru Cool Buzz

JAKARTA - Violet Grohl, putri dari pentolan Foo Fighters, Dave Grohl, resmi merilis single terbarunya yang berjudul “Cool Buzz”.

Karya anyar ini hadir dengan nuansa musik yang gelap dan provokatif—menjadi jembatan menuju album debutnya, “Be Sweet To Me”, yang dijadwalkan meluncur pada 29 Mei mendatang.

Adapun single “Cool Buzz” dibuka dengan melodi yang terasa menghantui sebelum akhirnya meledak dalam distorsi hingar-bingar pada bagian chorus.

Bukan hanya soal musikalitasnya yang berani, Violet juga membawa pesan sosial yang tajam di balik liriknya.

Solois 20 tahun itu secara terang-terangan mengkritik standar ganda yang sering ditemukan dalam industri musik, khususnya di lingkaran musisi laki-laki yang mengaku progresif namun tetap diskriminatif.

"Cool Buzz adalah tentang mengejek ketidakkonsistenan moral pada pria-pria punk yang berkhotbah politik progresif, tetapi di ruang musik mereka sendiri, mereka tidak memberikan kesempatan kepada perempuan," kata Violet Grohl, dikutip NME, Rabu, 29 April.

Lebih jauh Violet mengungkap kegelisahannya terhadap perilaku rekan sejawatnya di industri. Ia merasa sudah saatnya dominasi patriarki dalam ruang kreatif dibatasi agar musisi perempuan mendapatkan porsi yang setara.

"Saya tidak suka musisi laki-laki seusia saya—saya tidak peduli. Mereka punya masalah sikap. Mereka sudah membicarakan hal-hal (buruk) tentang kami sejak lama sekali—sekarang saatnya mereka duduk, diam, dan mainkan saja musik mereka," tegas Violet.

Ia menambahkan, pelajaran berharga yang dipegang teguh saat ini adalah keberanian untuk menolak. "Nasihat terbaik yang pernah saya terima adalah tidak apa-apa untuk mengatakan tidak atau mengatakan bahwa Anda tidak ingin melakukan sesuatu. Bagi banyak perempuan, butuh waktu sangat lama untuk menerima dan menerapkan hal itu dalam hidup mereka. Sangat menginspirasi berada di sekitar orang-orang yang tidak peduli dan akan mengatakan apa pun yang mereka rasakan," lanjutnya.

Keberanian Violet untuk berdiri di kaki sendiri juga diakui oleh ayahnya, Dave Grohl, yang mengaku sama sekali tidak terlibat dalam urusan kontrak rekaman sang putri. Dave bercerita bahwa ia baru mengetahui Violet telah menandatangani kontrak besar saat mereka sedang makan malam bersama.

"Saya sama sekali tidak terlibat. Saya adalah tipe ayah yang ingin selalu ada di sana dan mengetahui segalanya, tetapi dia benar-benar melakukan segalanya sendirian. Itu luar biasa," ungkap Dave Grohl dalam wawancara dengan Chris Moyles di Radio X.

Selain merilis lagu, Violet Grohl juga mengumumkan jadwal tur utama perdananya di Amerika Serikat yang akan dimulai di Baby’s All Right, New York, pada 4 Juni mendatang.

Perjalanan konsernya akan berlanjut ke Philadelphia dan Washington, sebelum ia bergabung sebagai band pembuka untuk The Breeders di Baltimore dan New York pada akhir Juni.

Tak berhenti di Amerika Serikat, Violet dipastikan akan mengguncang panggung festival-festival besar di Eropa pada Agustus, termasuk Reading and Leeds di Inggris, Pukkelpop di Belgia, dan Electric Picnic di Irlandia.