AS Tolak Bantuan NATO Usai Selat Hormuz Dibuka, Trump: Menjauh Harimau Kertas!

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengaku negara anggota NATO menawari bantuan kepada AS setelah Iran resmi membuka Selat Hormuz usai terciptanya gencatan senjata di Lebanon.

"Sekarang situasi Selat Hormuz telah selesai, saya menerima panggilan dari NATO yang menanyakan apakah kami membutuhkan bantuan," klaim Trump dalam akun Truth Social, Jumat 17 April WIB.

Masih jengkel dengan sikap sekutunya, Trump mengaku menolak tawaran bantuan dari NATO.

"Saya MENGATAKAN KEPADA MEREKA [NATO] UNTUK MENJAUH, KECUALI JIKA MEREKA HANYA INGIN MENGISI KAPAL-KAPAL MEREKA DENGAN MINYAK," ujar Trump.

Trump mengatakan negara anggota NATO enggan terlibat perang 40 hari AS-Israel melawan Iran. Bahkan saat dimintanya untuk mengirimkan kapal perang demi membuka Selat Hormuz dari blokade yang dilakukan Iran imbas perang, NATO juga memilih ogah terlibat konflik.

"Mereka tidak berguna saat dibutuhkan, seekor Harimau Kertas!" hardik Trump.