Pakistan Mediator Perang AS-Iran Terima Kucuran Bantuan 2 Miliar Dolar dari Arab Saudi
JAKARTA - Pakistan mengumumkan telah menerima 2 miliar dolar AS dari Kementerian Keuangan Arab Saudi sebagai bagian dari paket dukungan bantuan keuangan yang lebih luas.
Mengutip media Asharq Al-Awsat pada Kamis waktu setempat, dukungan keuangan yang diterima Bank Sentral Pakistan ini untuk membantu stabilitas ekonomi negara tersebut.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Pakistan, Muhammad Aurangzeb, mengatakan bahwa Arab Saudi telah berkomitmen untuk menyetorkan tambahan paket bantuan keuangan sebesar 3 miliar dolar AS, sambil memperpanjang pinjaman yang ada sebesar 5 miliar dolar AS selama tiga tahun alih-alih memperbaruinya setiap tahun.
Dukungan ini datang ketika Pakistan menghadapi tenggat pembayaran kembali dana bantuan sebesar 3,5 miliar dolar AS dari Uni Emirat Arab (UEA). Tenggat itu memberi tekanan pada cadangan devisa Pakistan yang ada di angka sekitar 16,4 miliar dolar AS.
Arab Saudi memiliki sejarah membantu Pakistan selama krisis ekonomi, termasuk paket dukungan sebesar 6 miliar dolar AS pada tahun 2018 yang mencakup deposito dan penangguhan pembayaran minyak.
Kali ini, Arab Saudi kembali menggelontorkan dana bantuan keuangan kepada Pakistan di tengah Islamabad yang berperan sebagai mediator perang antara AS-Iran.
Baca juga:
- Tak Seperti di Venezuela, Pasukan AS Belum Sergap Kapal Kabur Blokade Selat Hormuz
- APBD Jakarta Triwulan I Defisit Rp810 Miliar, Pemprov DKI: Harus Putar Otak Jaga Cash Flow
- Helikopter Airbus H130 PK-CFX Jatuh di Hutan Sekadau, 8 Penumpang Tewas Dievakuasi Basarnas
- AS Ancam Blokade Kapal Terafiliasi Iran Hingga Perairan Indo-Pasifik