40 Hari Kepergian Vidi Aldiano, Kondisi Sheila Dara Kian Membaik
JAKARTA - Kehilangan Vidi Aldiano tentu meninggalkan luka mendalam bagi sang istri, Sheila Dara Aisha. Di tengah masa duka menjelang 40 hari kepergian Vidi, Harry Kiss sebagai mertua terus memberikan dukungan penuh dan kasih sayang yang luar biasa bagi Sheila.
"Sheila saya belum pernah ketemu sejak kemarin ini ya. Cuma ketemu sama istri saya aja. Dia ladies night, kumpul-kumpul hanya perempuan-perempuan gitu. (Kondisinya) Ya getting better lah," ungkap Harry Kiss saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Selasa, 14 April.
Harry memahami betul betapa berat beban yang dipikul Sheila saat ini. Kehilangan pasangan di usia yang masih sangat muda dan usia pernikahan yang relatif baru bukanlah perkara yang mudah untuk dilewati.
"Tapi ya kalau saya lihat ya, hari ini ditinggalkan suami yang masih muda, baru menikah juga, itu bukan urusan gampang. Jadi kita doakan aja Sheila supaya lebih tabah," lanjut Harry.
Meski Vidi telah tiada, kasih sayang Harry Kiss terhadap menantunya tersebut tidak akan pernah berubah. Ia menegaskan bahwa bagi keluarga mereka, Sheila adalah bagian yang tak terpisahkan selamanya.
"Pasti itu (keluarga akan setia mendampingi). Sheila menantu terbaik saya. Kalau Sheila bilang Vidi itu suami selamanya, kalau buat saya Sheila itu menantu selamanya," tegas Harry.
Ketulusan keluarga Harry Kiss juga terlihat dari bagaimana mereka menjaga area peristirahatan terakhir Vidi agar tetap nyaman. Harry menceritakan bahwa banyak sahabat yang ikut memperhatikan makam sang putra, termasuk aktor senior Rano Karno.
Baca juga:
"Ini juga kamu kalau lihat ke sini di makam ini, tahu enggak pot-pot ini? Ini yang nanam Bang Rano Karno. Karena di sini terkenal panas banget kan? Nah ini dikasih pohon-pohon. Ini ada 20 lebih loh. Satu, dua, tiga ini pohon-pohon ini namanya pohon Rano Karno," cerita Harry.
Keluarga Harry Kiss memang dikenal sangat terbuka dan hangat kepada siapa pun yang mencintai Vidi. Ia bahkan memiliki staf khusus di makam yang selalu melaporkan perkembangan dan kedatangan tamu setiap hari.
"Setiap pagi ini yang tukang lapor ini Pak Haji Ebong ini, lapor 'Pak, ini ada yang datang'. Jadi pagi-pagi jam berapa tadi, 'Pak, ini ditunggu media'. Tadi udah datang ditunggu media, ya Allah," ujarnya.
Mengenai kehadiran Vidi dalam mimpi, Harry mengaku belum merasakannya sendiri. Namun, ia merasa terhibur mendengar cerita dari teman-teman Vidi yang merasa didatangi oleh almarhum melalui mimpi.
"Saya enggak, Ibu Besbar baru sekali. Tapi teman-temannya Vidi kalau lihat di chattingan itu di komen itu, 'Om saya dimimpiin Vidi nih sudah tiga kali nih'. Tapi kalau dia ngomong Vidi ngomong pesan ini itu, ah itu bukan Vidi berarti," kata Harry.
Baginya, kehadiran Vidi yang sebenarnya dalam mimpi cukup ditandai dengan sebuah senyuman. Harry tidak ingin terjebak dalam spekulasi pesan-pesan aneh yang sering dikaitkan orang dengan mimpi bertemu orang yang sudah meninggal.
"Katanya begitu. Kalau yang benar itu kalau kita didatangi paling Vidi yang senyum, apa, nah itu berarti beneran," pungkas Harry Kiss.