IHSG Selasa Uji Level 7.600, Simak Rekomendasi Sahamnya

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level 7.600 pada perdagangan, hari ini, Selasa 14 April, setelah kemarin ditutup menguat 0,56 persen ke level 7.500,1.

Phintraco Sekuritas dalam risetnye menyebut, IHSG kemarin sempat dibuka melemah akibat kenaikan kembali harga minyak mentah setelah negosiasi AS-Iran gagal mencapai kesepakatan dan Presiden Trump mengumumkan Angkatan laut AS akan memblokade Selat Hormuz.

Kegagalan negosiasi dan blokade Selat Hormuz oleh AS telah meredam harapan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah dengan cepat serta berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dan memicu guncangan energi secara global.

Namun kemudian IHSG berbalik bergerak di teritori positif, didorong oleh kenaikan saham sektor energi (2,64 persen), barang baku (2,36 persen) dan sektor barang konsumen primer (2,3 persen), meskipun terjadi pelemahan pada sektor keuangan (1,31 persen).

Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, indikator MACD berlanjut membentuk histogram positif, namun Stochastic RSI berada di area overbought.

“Jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.500, diperkirakan berpotensi menguji level 7.600,” tulis Phintraco Sekuritas.

Rupiah ditutup melemah tipis 0,01 persen di level Rp17.105 per dollar AS di pasar spot pada Senin kemarin. Sementara data penjualan ritel domestik tumbuh 6,5 persen YoY di Februari 2026 dari 5,7 persen YoY di Januari 2026, serta lebih tinggi dari perkiraan yang sebesar 5,9 persen YoY.

Pertumbuhan ini merupakan yang tercepat sejak Maret 2024, yang didorong oleh kenaikan belanja masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Sementara itu, Presiden Prabowo berkunjung ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin pada Senin kemarin. Pertemuan tersebut antara lain akan membahas kelanjutan kerja sama kedua negara, termasuk mengenai penguatan pasokan minyak ke Indonesia di tengah konflik di Timur Tengah saat ini.

Meskipun demikian dikhawatirkan pembelian minyak dari Rusia juga tetap terkendala jika jalur pengiriman tetap melalui Selat Hormuz. Selain itu, adanya ancaman dampak sanksi Uni Eropa terhadap perdagangan minyak dari Rusia.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham untuk hari ini, yakni CUAN, RATU, NICL, ANTM dan LSIP.