Jalur Bandung-Cianjur Kembali Normal, Polisi Minta Pengendara Waspadai Pohon Tumbang

CIANJUR - Kepolisian Resor Cianjur memastikan jalur Bandung-Cianjur yang sempat terputus akibat pohon tumbang kini sudah kembali normal dan dapat dilalui dari kedua arah.

Meski demikian, pengendara tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi memicu bencana susulan.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan, hujan deras disertai angin kencang yang masih sering terjadi pada petang hingga malam hari berisiko menyebabkan pohon tumbang maupun longsor di sejumlah titik jalur utama.

“Penanganan pohon tumbang yang menutup jalan utama Bandung-Cianjur tepatnya di Kecamatan Haurwangi tuntas dilakukan saat Minggu dini hari, sehingga arus kendaraan dapat melintas normal kedua arah,” katanya di Cianjur, Antara, Minggu, 12 April.

Menurut dia, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemangkasan dan penebangan pohon-pohon besar berusia tua yang tersebar di sepanjang jalur utama Cianjur, mulai dari wilayah utara hingga selatan.

Sejumlah titik yang dinilai rawan pohon tumbang antara lain kawasan Puncak, Cipanas, Cugenang, Haurwangi, serta sebagian besar jalur selatan Cianjur.

Pengendara diimbau tidak memaksakan perjalanan saat hujan deras, terutama ketika melintasi area rawan bencana.

Petugas menyarankan pengguna jalan berhenti sementara di lokasi yang aman sambil menunggu cuaca membaik guna menghindari risiko tertimpa pohon tumbang atau terdampak longsor.

Selain itu, patroli juga ditingkatkan di sejumlah titik rawan dengan melibatkan jajaran polsek dan masyarakat untuk mempercepat pengawasan serta pelaporan apabila terjadi gangguan di jalan.

“Kami juga menambah papan peringatan beberapa puluh meter sebelum lokasi rawan bencana, termasuk pohon tumbang dan wilayah rawan kecelakaan yang harus diwaspadai pengendara,” ujarnya.

Jalur yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Cianjur-Bandung mulai Karangtengah hingga Haurwangi, serta sebagian ruas Jalan Raya Cianjur-Sukabumi.