Revitalisasi Dua Pasar Dimulai, Pramono Dorong Pasar Rakyat Lebih Modern dan Digital
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mulai merevitalisasi Pasar Gardu Asem di Kemayoran, Jakarta Pusat, serta membangun Pasar Kramat Jaya di Cilincing, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi pasar rakyat agar lebih tertata, nyaman, sekaligus mengikuti perkembangan sistem transaksi digital.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai pasar tradisional masih menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi warga yang tidak bisa ditinggalkan. Karena itu, pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pengelolaan dan sistem transaksi.
"Jakarta akan terus merapikan pasar-pasar tradisional. Dari total 153 pasar, saat ini lebih dari 60 pasar sudah menerapkan sistem pembayaran digital secara penuh. Dengan demikian, pasar menjadi lebih rapi, nyaman, dan aman, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya," ujar Pramono di Pasar Gardu Asem, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 6 April.
Revitalisasi Pasar Gardu Asem dilakukan di atas lahan seluas 1.735 meter persegi. Selama proses pembangunan, sebanyak 79 pedagang direlokasi sementara ke Pasar Nangka Bungur. Setelah selesai, pasar ini dirancang menampung 208 pedagang dengan rincian 80 kios dan 128 los.
Sementara itu, Pasar Kramat Jaya dibangun di lahan baru seluas 2.617 meter persegi di wilayah Cilincing. Pasar ini akan dilengkapi puluhan kios serta fasilitas tambahan berupa sarana olahraga di lantai dua yang bisa dimanfaatkan warga sekitar.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan, kedua pasar tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari musala, toilet umum dan disabilitas, jaringan air bersih, hingga sistem keamanan dan pengelolaan energi.
"Pasar Gardu Asem ditargetkan rampung dalam waktu 11 bulan atau pada akhir Maret 2027. Sementara Pasar Kramat Jaya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan atau pada akhir Januari 2027," tutur dia.
Pemprov DKI menargetkan revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki tampilan pasar, tetapi juga meningkatkan fungsi pasar sebagai ruang ekonomi dan interaksi sosial warga.