MLSC Raih Grassroots Development Program of The Year di PSSI Awards

JAKARTA – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) berhasil meraih penghargaan sebagai Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, yang menerima penghargaan tersebut mengatakan bahwa apresiasi dari PSSI ini merupakan sebuah suntikan motivasi kepada mereka sebagai pihak penyelenggara.

"Pada masa mendatang, kami berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjangkau lebih banyak talenta-talenta usia dini yang kelak dapat diasah menjadi pesepak bola putri profesional dan bisa memperkuat tim nasional," tutur Teddy.

MLSC ialah sebuah program sepak bola usia dini putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife. Kompetisi itu bertujuan memotivasi dan menggerakkan lapisan usia dini untuk mencintai dan berprestasi di sepak bola putri.

Saat ini penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge sudah menjangkau 12 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Samarinda, dan Banjarmasin.

"Penghargaan ini didedikasikan untuk mendiang Bapak Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi Hartono yang serius membangun fondasi pembinaan olahraga yang dilakukan Djarum Foundation dan bagi semua pihak yang bekerja di balik layar demi suksesnya MilkLife Soccer Challenge," ujar Teddy.

PSSI Award ini baru pertama kali digelar sejak PSSI berdiri pada 95 tahun lalu. Acara yang memberikan sebanyak 17 kategori penghargaan tersebut dan mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengatakan PSSI Awards bukan sekadar malam penghargaan, tetapi merupakan bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi membangun sepak bola Indonesia.

"Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI Provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level akar rumput sampai sepak bola prestasi," kata Erick.

Selain sudah tersebar di banyak kota di Indonesia, kuantitas peserta MilkLife Soccer Challenge juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan di setiap seri. Pada Seri I 2024, tercatat 5.163 peserta ambil bagian dan Seri II 2024 meningkat menjadi 10.051 siswi.

Lonjakan tajam kemudian terjadi di MilkLife Soccer Challenge Seri I 2025–2026 yang mencatat 17.492 peserta. Jadi, secara keseluruhan MilkLife Soccer Challenge sudah diikuti oleh 32.706 calon pesepak bola putri nasional sejak pertama kali kompetisi tersebut diselenggarakan.

Selain kelompok usia 10 tahun dan 12 tahun, MilkLife Soccer Challenge juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kelompok usia delapan tahun serta skill challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini.

Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars.

Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Seri II 2025–2026 akan berlanjut pada 23–26 April 2026 di Samarinda.