Bale by BTN Tumbuh Pesat di 2025, Jumlah Pengguna Tembus 3,6 Juta

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja yang positif melalui superapp Bale by BTN dengan jumlah pengguna meningkat dari sekitar 1,8 juta pada 2024 menjadi lebih dari 3,6 juta pengguna pada 2025, atau tumbuh sekitar 102 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Dari sisi aktivitas, jumlah transaksi juga mengalami kenaikan yang pesat, dari sekitar 1,2 miliar transaksi pada 2024 menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi di 2025, atau tumbuh sekitar 79 persen (yoy).

Sementara itu, nilai transaksi yang tercatat melalui Bale meningkat dari sekitar Rp80 triliun pada 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun pada 2025, atau naik sekitar 25 persen (yoy).

Sedangkan kontribusi Bale dalam menghimpun dana murah turut menunjukkan peningkatan yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dihimpun melalui Bale naik dari sekitar Rp17 triliun pada 2024 menjadi Rp21,63 triliun di 2025.

Selain itu, nasabah pengguna Bale memiliki rata-rata saldo hingga 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan nasabah non-pengguna, sehingga Bale menjadi salah satu pendorong utama peningkatan CASA BTN.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan bahwa Bale by BTN memiliki peran penting dalam mempererat hubungan dengan nasabah melalui layanan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

“Bale by BTN kami kembangkan untuk memperkuat hubungan BTN dengan nasabah melalui transaksi sehari-hari, tidak hanya pada saat pembiayaan. Ini menjadi bagian dari transformasi BTN agar lebih relevan dengan kebutuhan finansial masyarakat,” ujar Nixon dalam keterangannya, dikutip Senin, 30 Maret.

Senada, Senior Executive Vice President Digital Business BTN Thomas Wahyudi mengatakan pertumbuhan Bale didorong oleh penguatan ekosistem digital yang semakin luas dan terintegrasi.

“Bale by BTN kami kembangkan sebagai superapp yang menghubungkan berbagai kebutuhan nasabah, mulai dari transaksi perbankan, pembiayaan perumahan, hingga kebutuhan gaya hidup,” ujar Thomas.

Saat ini Bale telah terintegrasi dengan berbagai layanan seperti Bale Properti, Bale Merchant, Bale Bisnis, Bale Agen, hingga Bale Community, yang memperkuat posisi BTN dalam membangun ekosistem finansial yang menyeluruh.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, BTN juga menghadirkan Bale Wisata, yang memfasilitasi kebutuhan perjalanan nasabah melalui kemudahan akses tiket transportasi, destinasi wisata, serta akomodasi hotel dalam satu platform.

Melalui Bale Wisata, BTN menghadirkan berbagai penawaran menarik, antara lain potongan harga tiket wisata hingga ratusan ribu rupiah, promo tiket transportasi seperti kereta api dan kereta cepat, serta program bundling tiket destinasi wisata dan hotel di berbagai kota di Indonesia.

Pengembangan Bale Wisata ini tidak hanya memperkaya fitur layanan, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi BTN dalam mendukung sektor pariwisata nasional yang merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan Produk Domestik Bruto (PDB).

Di tengah dinamika geopolitik global, sektor pariwisata domestik menjadi salah satu peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong masyarakat untuk berwisata di dalam negeri melalui kampanye #DiIndonesiaAja dan #WonderfulIndonesia.

BTN melihat momentum tersebut sebagai peluang untuk memperkuat peran dalam ekosistem ekonomi domestik, sekaligus memperluas engagement nasabah melalui layanan yang lebih relevan.

“Melalui Bale Wisata, kami tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga ingin menjadi bagian dari pergerakan ekonomi domestik dengan mendorong masyarakat untuk berwisata di Indonesia,” ujar Thomas.

Memasuki 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna Bale by BTN menembus lebih dari 6 juta user, didukung pengembangan lebih dari 68 fitur baru dan enhancement layanan untuk memperkuat pengalaman nasabah.

Selain itu, BTN juga akan memperkuat berbagai program akuisisi dan engagement, termasuk kerja sama dengan merchant, sektor lifestyle, hingga penyelenggaraan event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif Bale Ngopi.

Dengan strategi tersebut, Bale by BTN diharapkan tidak hanya menjadi platform transaksi, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan dana murah, penguatan hubungan nasabah, serta pintu masuk BTN dalam ekosistem digital dan gaya hidup masyarakat Indonesia.