PLN Siapkan 4.769 SPKLU untuk Layani Pemudik

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung mobilisasi masyarakat melalui penguatan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pertumbuhan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia terus menunjukkan tren positif.

Pada Idulfitri tahun ini, jumlah pemudik yang menggunakan EV diproyeksikan bertambah hampir 10.000 kendaraan. Dengan demikian, totalnya diperkirakan mencapai lebih dari 23.000 pemudik EV, atau meningkat sekitar 1,6 kali lipat dibandingkan Idulfitri 2025.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi sepanjang jalur mudik utama Trans Sumatra–Jawa–Bali, meningkat sekitar 1,7 kali lipat dibandingkan periode Idulfitri 2025.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur pengisian daya siap mendukung kebutuhan pemudik kendaraan listrik, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman. Tak hanya di jalur utama mudik, secara nasional PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik strategis di seluruh Indonesia,” ujar Darmawan dikutip Sabtu, 14 Maret.

Untuk memastikan layanan kendaraan listrik berjalan lancar, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile serta lebih dari 5.000 personel yang bersiaga selama 24 jam.

Pemudik juga dapat memanfaatkan fitur layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile, seperti Trip Planner untuk mengetahui lokasi SPKLU sepanjang rute perjalanan dan AntreEV untuk memantau antrean pengisian daya secara real time.

"Bagi pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, cukup melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau _hotline_ layanan SPKLU melalui nomor WhatsApp 087-77-1112-123, yang bisa diakses selama 24 jam," tutup Darmawan.