Zulhas Pastikan Stok Bahan Pangan RI Aman Hingga Setahun: Kita Tidak Terpengaruh Perang Timur Tengah
JAKARTA - Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan memastikan stok bahan pangan untuk masyarakat tanah air aman untuk lebaran bahkan setahun ke depan. Ia menegaskan, pangan RI tidak terpengaruh perang Timur Tengah lantaran tidak ada impor dari negara-negara yang berkonflik.
Zulhas mengatakan harga pangan jelang lebaran masih cukup stabil meski ada beberapa komoditas mengalami kenaikan, seperti telur.
"Pangan, pangan kita stok cukup, harga terjangkau. Bahkan menjelang seminggu, 10 hari menjelang lebaran ini justru cenderung turun seperti cabai ya. Memang telur agak naik tapi masih di dalam batas harga acuan, masih acuan," ujar Zulhas di Kantor DPP PAN, Kamis, 12 Maret.
"Jadi masih stabil walaupun naik tapi masih dalam acuan. Memang yang mahal sekali cabai, tapi sekarang dari Rp150 (per kilogram), 120, sekarang mungkin sudah 90 ribuan," sambungnya.
Ketua Umum PAN itu pun memastikan, stok pangan Indonesia tidak akan terpengaruh perang Iran vs Amerika Serikat-Israel dan sekitarnya lantaran RI tidak mengimpor pangan dari negara di Timur Tengah. Ia menekankan Indonesia sudah masuk swasembada pangan untuk beberapa komoditas utama.
"Jadi semua aman walaupun ada perang di Timur Tengah, pangan kita tidak terpengaruh karena kita tidak ada impor pangan dari Timur Tengah," kata Zulhas.
Baca juga:
"Kita swasembada beras, swasembada jagung, ayam, ikan sudah ya. Yang kita impor gandum, gandum tidak dari Timur Tengah tapi dari Eropa dan Kanada ya," imbuhnya.
Bukan hanya jelang lebaran, Zulhas memastikan stok pangan RI aman hingga satu tahun ke depan. Ia meminta masyarakat tidak khawatir akan adanya kekurangan bahan pangan di tengah situasi geopolitik saat ini.
"Cukup setahun ya," pungkasnya.