Kisah di Balik Lagu Ya Tabtab yang Dibawakan Nissa Sabyan

JAKARTA - Penampilan Nissa Sabyan dalam acara Syair Ramadan di Global TV jadi perbincangan warganet di media sosial. Dalam acara bertema religi tersebut, Nissa dan bandnya membawakan lagu Ya Tabtab.

Penampilan Sabyan Gambus ini diunggah di akun Youtube Officialgtvid dengan judul Ya Tabtab - Sabyan Ashik Banget Sambil Joged beberapa waktu lalu. 

>

Lagu Ya Tabtab dipopulerkan penyanyi lagu bergenre pop Arab dari Lebanon bernama Nancy Ajram. Wanita berusia 36 tahun ini beragama Kristen ortodoks. Lagu tersebut bercerita tentang seorang perempuan yang sedang merajuk. 

"Nisa Sabyan menyanyikan Lagu Ya Tabtab dalam acara Syair Ramadhan.  Apakah lagu berbahasa Arab pasti berkaitan dengan Islam? Coba cari tahu aslinya. Itu lagu penyanyi Lebanon, Nancy Ajram, seorang Arab Kristen. Lagu tentang perempuan yang ngambek dan kesal," kicau akun Twitter @imanbr pada Kamis, 7 Mei.

Sebagian warganet mengaitkan Ya Tabtab sebagai lagu religi karena berbahasa Arab. Sementara, warganet lainnya menganggap lagu ini kurang tepat dinyanyikan dalam acara Ramadan.

Jika diartikan tiap bait, lagu Ya Tabtab mengisahkan tentang seorang perempuan yang kesal dengan kekasihnya karena sering berselisih paham. Namun, sang perempuan tak bisa memutuskan hubungannya karena rasa sayang.

>

Arti lirik lagu Ya Tabtab adalah sebagai berikut:

Kuhibur dan memanjakannya

Dia mengatakan aku telah berubah

Aku kesal dan geram, yang dipedulikan hanyalah kesenangannya sendiri

Pergi dan katakanlah kalau aku tak selalu ceria

Terkadang aku marah dan terkadang aku siap memberi perhatian penuh padanya

Siapa yang bisa tahan dengan kondisi seperti ini

Ini membuatku muak dan kesal

Jika aku kesal, ada yang kulewatkan

dia bilang aku mengabaikan perasannya dan dia mulai menyalahkan

jika aku menjelaskan padanya dia akan mengatakan aku tidak adil padanya

dia terus membuatku menyalahkan diri sendiri

Dia menuduhku berubah dan tingkah lakunya seperti anak kecil

hatiku bingung padanya

tapi aku sangat mencintainya, cinta mati padanya

karena itulah aku tetap bersabar bersamanya lebih lama