Tutup Pintu Rujuk untuk Insanul Fahmi, Mawa: "Saya Tidak Mau Sama Lelaki Pengkhianat"

JAKARTA - Wardatina Mawa secara tegas menyatakan bahwa keputusannya untuk bercerai dari Insanul Fahmi sudah final dan tidak dapat diganggu gugat. Ia menutup rapat-rapat semua pintu untuk kemungkinan rujuk atau kembali bersama.

"Dari awal saya sudah menyampaikan kalau saya sudah tekad, saya tidak akan mau kembali lagi," ujar Mawa di Bareskrim Polri, Rabu, 4 Maret.

Ia meminta agar semua pihak, terutama Insanul Fahmi, bisa menghormati keputusannya. Ia tidak akan goyah oleh bujuk rayu apa pun.

"Saya tidak akan tergoyahkan dengan rayuan-rayuan maut apapun, dan saya minta tolong hargain keputusan saya," tegasnya.

Saat disinggung mengenai pernyataan dari pihak Insanul yang seolah sangat percaya diri bisa kembali kepadanya, Mawa menunjukkan sikap yang sangat mantap.

"Pasti, pasti sudah semakin bulat. Dan tekad saya sudah kuat," katanya.

Ia memiliki sebuah prinsip yang sangat ia pegang teguh. "Saya punya prinsip, kalau saya bilang selesai, selesai. Dan saya nggak bakalan melanjutkannya lagi," lanjutnya.

Alasan di balik keteguhan hatinya sangatlah jelas. Ia tidak mau lagi melanjutkan hubungan dengan seorang pria yang telah mengkhianati kepercayaannya.

"Saya punya hak untuk melepaskan semuanya dan saya tidak mau sama lelaki pengkhianat," ungkapnya.

Bahkan, ia seolah sudah merelakan suaminya untuk bersama dengan wanita lain.

"Oke, saya sudah ikhlas. Jadi kalau emang mau, silakan ambil aja. Saya tidak mau bekas-bekas," pungkasnya.