Menlu Sugiono Isyaratkan Kirim Pasukan ke Palestina, Yordania Siap Dukung
JAKARTA - Pemerintah Indonesia kembali mengunci perhatian pada situasi Palestina, khususnya Tepi Barat.
Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto bertemu Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein di Lanud Malka, Amman, Rabu, 25 Februari, Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut Yordania siap memberi dukungan bila Indonesia kelak mengirim pasukan Indonesia.
“Dalam pertemuan juga disampaikan situasi yang terkini di wilayah Palestina, di tepi Barat,” kata Sugiono. Ia menegaskan inti pembicaraan mengarah pada kesiapan Yordania membantu Indonesia “pada saat nanti kita mengirimkan pasukan.”
Pernyataan itu, meski disampaikan singkat, memuat isyarat penting isu Palestina tidak berhenti pada solidaritas diplomatik, tapi mulai menyentuh opsi yang berimplikasi strategis, yakni pengiriman pasukan. Sugiono menyebut dukungan Yordania bukan hanya politik, melainkan juga teknis.
“Beberapa hal yang sifatnya teknis dari segi militer juga akan saling bantu,” ujarnya.
Baca juga:
Di luar isu Palestina, Sugiono mengatakan kedua pihak juga membahas kelanjutan kerja sama yang sebelumnya sudah dibicarakan saat kunjungan Raja Yordania ke Jakarta. Menurut dia, sebagian progres berjalan dan akan ada tindak lanjut pada beberapa kebutuhan yang belum selesai. “Ada beberapa progres yang berjalan dan akan ada follow-up,” kata Sugiono.
Saat ditanya perkembangan niat Yordania berinvestasi ke Danantara, Sugiono menjawab dengan mengalihkan jawaban. “Rajanya nungguin di situ kasihan, kalau kita tidak pergi maka dia tidak pergi,” ujarnya, menutup dengan, “Makasih ya.”