Pemprov DKI Jakarta Buka Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Non-KTP DKI

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan bagi warga di luar Jakarta untuk mengikuti Program Mudik Gratis Lebaran 2026. Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 22 Februari 2026 dan dilakukan secara daring.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, mengatakan peserta mudik tetap diprioritaskan bagi pemilik KTP DKI Jakarta. Namun, Pemprov tidak menutup peluang bagi masyarakat ber-KTP non-DKI untuk ikut serta.

“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi kami tidak menutup kemungkinan jika ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” kata Emanuel di Jakarta, Rabu 25 Februari.

Ia menjelaskan, pendaftaran dilakukan melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id dengan melampirkan KTP dan kartu keluarga (KK). Dalam satu KK, pendaftaran dibatasi maksimal empat orang peserta.

Untuk menghindari penumpukan pendaftar seperti tahun-tahun sebelumnya, Dishub DKI membagi pendaftaran dan verifikasi ke dalam tiga kluster berdasarkan tujuan mudik.

Kluster pertama meliputi tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap. Pendaftaran kluster ini dibuka pada 22–24 Februari 2026, dengan jadwal verifikasi 25–27 Februari 2026.

Kluster kedua mencakup tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan. Pendaftaran dilakukan pada 25–27 Februari 2026, sedangkan verifikasi pada 28 Februari–2 Maret 2026.

Sementara kluster ketiga melayani tujuan Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo. Pendaftaran dibuka pada 28 Februari–2 Maret 2026, dengan verifikasi pada 3–5 Maret 2026.

“Setelah proses verifikasi selesai, dilanjutkan dengan pemberangkatan. Untuk penumpang bus, keberangkatan dilakukan di Monas pada 17 Maret 2026. Sedangkan pengiriman sepeda motor diberangkatkan dari Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Emanuel.

Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 366 unit bus untuk arus mudik, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 293 bus. Untuk arus balik, disediakan 295 bus dari 20 daerah tujuan dengan total kuota 11.800 penumpang, juga meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 228 bus.

Melalui program Mudik Gratis ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan selama masa mudik Lebaran.