Belum Setahun Meluncur, Jaecoo Pangkas Varian Termurah Jaecoo J7 di Australia

JAKARTA - Kurang dari 12 bulan peluncurannya, versi paling terjangkau dari model pertama Omoda Jaecoo di Australia telah dihentikan produksinya sehingga hanya menawarkan dua varian bensin dan PHEV.

Mengutip dari laman Drive, Jumat, 20 Februari, Jaecoo telah menghapus varian Core level dasar dari SUV ukuran menengah Jaecoo J7 yang dibanderol 34.900 dolar Australia atau kisaran Rp416 jutaan.

Saat ini Jaecoo J7 2026 dibanderol mulai dari 37.990 dolar Australia (Rp453 jutaan) untuk varian Track bensin penggerak roda depan, dan tetap dibanderol paling tinggi 47.990 dolar Australia (Rp572 jutaan) untuk varian SHS Summit PHEV penggerak roda depan.

Dibandingkan dengan J7 Core, Track menambahkan kontrol iklim dual-zona, sistem audio Sony delapan speaker, pengisi daya smartphone nirkabel 50 watt, kursi depan berpemanas, dan sensor parkir depan.

Mobil ini juga dilengkapi dengan pintu bagasi elektrik, kamera 360 derajat, wiper otomatis yang mendeteksi hujan, kunci pengaman anak elektrik, kaca depan kedap suara, airbag lutut pengemudi, kaca spion rias yang menyala, dan pencahayaan ambient.

Semua varian bensin J7 dilengkapi mesin bensin turbocharged empat silinder 1,6 liter yang menghasilkan torsi 275 Nm dan dipadukan dengan transmisi otomatis dual-clutch tujuh percepatan.

Fitur tambahan lainnya di atas varian Track meliputi memori posisi kursi pengemudi, setir berpemanas, dashcam terintegrasi, kaliper rem berwarna merah, lampu penerangan area sekitar pintu, penutup pedal dari paduan logam, dan kaca spion tengah yang dapat meredup otomatis.

Sementara itu, Jaecoo J7 SHS plug-in hybrid menggabungkan mesin bensin turbo 1,5 liter dengan torsi 215 Nm dan paket baterai 18,3kWh, yang dinilai mampu menempuh jarak 90 kilometer dengan tenaga listrik murni.