Joji dan Sentuhan Gritty di Single Anyar Last of a Dying Breed

JAKARTA - Misteri terbaru dari Joji akhirnya terpecahkan. Setelah pertama kali diperkenalkan melalui disket misterius yang dikirimkan kepada para penggemarnya pada Desember lalu, Joji secara resmi merilis single barunya, Last of a Dying Breed.

Diawali dengan progresi chord yang menghantui, lagu ini menyuguhkan nuansa gritty khas dari sang penyanyi, penulis lagu, dan produser tersebut, Pendengar diajak perlahan memasuki irama dinamis dan syncopated beats, berlapis gumaman lembut tanpa kata-kata.

Hasilnya adalah lanskap orkestra lo-fi yang terasa resah dan melankolis, namun secara tak terduga mengajak pendengar untuk menari—suatu perpaduan menggugah, semakin menonjolkan palet musik Joji yang terus berkembang.

Last of a Dying Breed jadi bagian dari rangkaian single yang dirilis menjelang album Joji yang dinantikan bertajuk Piss in the Wind. Album itu diketahui bakal meluncur pada 6 Februari 2026 via Palace Creek.

Rilisan sebelumnya meliputi “LOVE YOU LESS,” “Past Won’t Leave My Bed,” “If It Only Gets Better,” “PIXELATED KISSES". “PIXELATED KISSES” mengawali kembalinya Joji setelah hiatus musik bertahun-tahun, mencapai puluhan juta stream global dalam hitungan jam setelah dirilis, debut di Billboard Hot 100, dan kemudian menduduki posisi di Billboard Top 200 dan tangga lagu Pop.

Dengan antusiasme yang semakin meningkat dan pendengar konsisten dari rilisan yang sukses secara kritis dan komersial, Joji terus memperkuat posisinya sebagai salah satu musisi paling menarik dan tak terduga dalam musik modern—menyiapkan panggung untuk bab baru Joji yang besar, Piss in the Wind.