Gerakan Perekonomian, Kementerian PU Libatkan 44.954 Tenaga Kerja Lokal Bantu Tangani Bencana Sumatera

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan, telah memberdayakan 44.954 orang tenaga kerja lokal lewat program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) guna membantu penanganan bencana Sumatera.

Program tersebut menyasar wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

"Melalui Program Padat Karya Tunai, kami menghadirkan pemulihan yang bukan hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali penghidupan warga terdampak," ujar Menteri PU Dody Hanggodo dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 20 Januari.

Menurut Dody, program itu tidak hanya mempercepat pemulihan infrastruktur, tetapi juga memberikan kesempatan kerja dan penghasilan bagi masyarakat lokal. Dengan demikian, proses bangkit dari bencana dapat dirasakan secara bersama-sama.

"Penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat," katanya.

Di lokasi-lokasi sulit dijangkau alat berat, Dody bilang, pihaknya mengoptimalkan pekerja padat karya dengan dukungan peralatan berukuran kecil.

"Sehingga, pembersihan tetap efektif dan mampu menjangkau seluruh area terdampak hingga ke permukiman dan fasilitas umum," ucap dia.

Salah satu pekerja padat karya Tri Kurniawan, merupakan warga Karang Baru, Aceh Tamiang, mengatakan, selama dua pekan terakhir ikut membersihkan lumpur dan material sisa bencana, mulai dari lingkungan permukiman hingga fasilitas publik.

'Alhamdulillah, ada pekerjaan. Kami, kan, sudah tidak ada pekerjaan setelah banjir. Kemarin diajak kakak yang kerja di huntara," terangnya.

Dia menilai, upah yang diterimanya menjadi sumber penghidupan utama untuk membantu orang tua yang tidak lagi bisa bekerja akibat bencana.

"Sebagian penghasilannya bahkan disisih untuk membeli kebutuhan orang tua," tuturnya.