Sambutan Kembalinya Havertz dan Misi Arsenal untuk Raih Empat Trofi
JAKARTA - Mikel Merino sangat gembira dengan kembalinya rekan setimnya, Kai Havertz, setelah cedera jangka panjang, saat Arsenal--pemimpin klasemen Liga Inggris--mengejar kejayaan empat trofi musim ini.
Penyerang The Gunners, Havertz, tampil pertama kalinya sejak mengalami cedera lutut serius pada pekan pembukaan musim ini.
Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 dalam kemenangan 4-1 di Putaran Ketiga Piala FA melawan Portsmouth pada Minggu, 11 Januari 2026.
Pemain asal Jerman berusia 26 tahun itu hanya tampil dalam 12 pertandingan kompetitif pada 2025, setelah juga absen selama tiga bulan musim lalu karena operasi hamstring.
"Kembali setelah cedera yang sangat serius, kehadirannya sangat bagus untuk semua orang, untuk suasana di tempat latihan."
Baca juga:
"Dukungan yang dia berikan kepada kami di tempat latihan, kehadirannya di setiap sesi latihan, dan sekarang kehadirannya di lapangan ialah aset tambahan, alat tambahan bagi pelatih."
"Ini luar biasa, kami semua sangat gembira untuknya," kata Merino tentang Havertz.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan di Fratton Park untuk mencapai Putaran Keempat Piala FA untuk pertama kalinya dalam tiga musim berkat hattrick Gabriel Martinelli dan gol bunuh diri dari Andre Dozzell.
The Gunners asuhan Mikel Arteta, yang unggul enam poin di puncak klasemen Liga Inggris dan memegang rekor 100 persen di Liga Champions, akan bertandang ke Chelsea pada Kamis, 15 Januari 2026, untuk leg pertama semifinal Piala Carabao.
Merino menegaskan ada keinginan yang membara di antara skuad untuk mengakhiri penantian enam tahun klub untuk meraih trofi.
"Setiap pertandingan penting, bagi kami tidak masalah apakah itu Piala FA, Piala Carabao, pertandingan persahabatan."
"Ini bukan hanya tentang kompetisi yang kami ikuti, kami bermain untuk lambang klub, kami bermain untuk tim kami, reputasi."
"Setiap pertandingan yang kami mainkan dengan seragam ini, kami harus memberikan yang terbaik, kami harus menang, dan kami harus menampilkan performa yang bagus."
"Yang terpenting ialah menunjukkan bahwa kami adalah Arsenal, bahwa kami siap bersaing setiap saat, dan sisanya akan berjalan dengan sendirinya."
"Memenangi setiap pertandingan ialah tujuan akhir. Rasa lapar akan kemenangan ada dan sudah ada sejak lama. Rasa lapar itu akan tetap ada hingga akhir musim," katanya.
Merino menjadi bagian dari 10 perubahan dalam pertandingan melawan Portsmouth, di mana Arsenal melanjutkan rekor kuat mereka dalam bola mati dengan mencetak gol dari tiga tendangan sudut.
"Anda bisa melihat kedalaman skuad. Ketika Anda melakukan begitu banyak perubahan, terkadang bisa jadi sulit karena Anda tidak terbiasa bermain bersama dan koneksi itu sangat, sangat penting."
"Anda melihat tim yang penuh kualitas, tim yang penuh sikap dan kerja keras. Itu adalah hal yang baik. Setiap orang akan menjadi penting di akhir musim."
"Kami harus selalu siap siaga karena pertandingan datang berturut-turut dan Anda tidak pernah tahu kapan giliran Anda akan tiba," kata pemain serbabisa berusia 29 tahun itu.