Dituding Kabur, Rully Anggi Tegaskan Sudah Hubungi Pihak Rio
JAKARTA - Rully Anggi Akbar, suami Boiyen mencoba meluruskan terkait tudingan yang mengatakan dirinya kabur dan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah investasi yang melibatkan namanya dan investor rumah makan miliknya, Rio alias RF.
Rully menegaskan kalau sejak tahun 2024 tepatnya di bulan September, ia sudah berusaha untuk berkomunikasi dengan pihak RF. Karena belum ada komunikasi, akhirnya Rully kembali menghubungi pihak RF di bulan November 2025.
Sayangnya, Rully mengklaim bahwa pihak RF tidak merespon niat baiknya tersebut bahkan menjelang momen pernikahannya dengan Boiyen Pesek.
"Sedangkan saya pun berusaha kontak yang bersangkutan, RF, itu dari September 2024. Which is itu berarti setahun yang lalu sudah ada niat baik. Kemudian saya juga sudah sempat WhatsApp, tidak ada respon," cerita Rully Anggi Akbar di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 14 Januari.
"Saya juga sempat WhatsApp ibu beliau di tanggal 10 November itu tidak ada respon juga. 11, 12 November masih saya berusaha kontak karena saya tahu saya akan menikah, pasti nanti takutnya merepotkan ramai, akhirnya saya berusaha kontak cuma tidak ada respon baik gitu," lanjutnya.
Usaha Rully untuk menyelesaikan masalah tidak berhenti sampai di situ. Pada bulan Desember Rully berinisiatif untuk langsung menghubungi kuasa hukum RF dan direspon hingga terjadinya pertemuan.
"Jadi di tanggal 27 Desember saya berusaha untuk kontak lawyernya, saya cari informasi tentang lawyernya. Iktikad baik saya adalah untuk bertemu sama lawyernya. Akhirnya kita deal ketemuan di tanggal 27 Desember jam 2 siang," tuturnya.
Dalam pertemuan itu Rully mengatakan bahwa sudah terjadi kesepakatan bahwa ia akan menyelesaikan terkait profit bisnis kuliner Sateman Indonesia yang mandek pada 15 Januari 2026 sekaligus pemberitaan soal kasus ini yang menyeret nama istrinya, Boiyen Pesek.
"Kemudian saya cuma minta waktu sampai tanggal 15 Januari. Sebelumnya saya minta waktu sampai tanggal 15 Januari untuk menyelesaikan ini semua karena menurut saya ini sudah kompleks karena istri saya jadi kebawa-bawa yang beliau nggak tahu apa-apa jadi kebawa-bawa," bebernya.
Baca juga:
Tak disangka, usai pertemuan itu Rully malah mendapat informasi bahwa ia sudah dilaporkan ke polisi dan dituding tidak memiliki itikad baik serta kabur dalam menyelesaikan masalah ini.
"Kemudian tiba-tiba di tanggal 5, 6 Januari kalau nggak salah sudah ada berita laporan polisi. Nah, kemudian dia bilang saya tidak ada niat baik. Sedangkan saya sudah sayang... saya berusaha mencari tahu dia, kontak dia dan mengajak dia ketemu tapi di berita malah saya dibilang tidak ada niat baik dan lari katanya," pungkasnya.