Sumber di Man Utd, Ruben Amorim Dipecat Gara-gara Ribut dengan Jason Wilcox

JAKARTA - Kisah yang tersisa di balik pemecatan Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United yang kemudian digantikan Darren Fletcher sebagai manajer interim. Teka-teki pemecatan itu terungkap bahwa Amorim sempat ribut dengan Direktur Sepak Bola Man Utd Jason Wilcox sebelum laga melawan Leeds United yang berakhir imbang 1-1.

Wilcox sesungguhnya menyoal pakem 3-4-3 yang tak ingin diubah Amorim dan peluang melakukan evolusi dari gaya bermain tim. Pertemuan yang bersifat sangat teknis karena Wilcox ingin mendapat feedback dari Amorim setelah hasil imbang 1-1 melawan Wolverhampton Wanderers. Hasil imbang itu untuk ke sekian kalinya menggagalkan upaya Man Utd masuk zona Liga Champions.

Persoalannya, Wilcox memang bukan kaleng-kaleng. Dia seperti Deco yang menjadi Direktur Olahraga di Barcelona. Deco tak lain mantan pemain tim nasional Portugal dan bermain di klub-klub top, termasuk Chelsea dan Barca.

Wilcox pun pernah menjadi pilar kekuatan Leeds United pada tahun 2000-an sebelum terdegradasi. Dirinya turut membawa Leeds yang diperkuat bintang muda Inggris kala itu seperti Alan Smith, Jonatan Woodgate, Rio Ferdinand, Lee Bowyer, Danny Mills, hingga David Batty ke semifinal Liga Champions 2001.

Bersama Frank Lampard, JohnTerry hingga Joe Cole, mereka sempat disebut-sebut sebagai generasi anyar Inggris setelah era David Beckham dkk.

Namun Leeds kemudian meredup dan turun kasta. Namun para pemainnya seperti Ferdinand dan Mills kian meroket. Ferdinand menjadi pilar pertahanan Man Utd dan Mills bergabung dengan Liverpool.

Wilcox sendiri pindah ke Leicester City dan menutup karier sebagai pemain di Blackpool. Dengan pengalaman di lapangan hijau, dirinya sangat memahami kondisi Man Utd yang masih sangat labil. Bahkan mereka nyaris kalah saat melawan Wolves yang menduduki dasar klasemen.

Hanya pertemuan Amorim dengan Wilcox di luar perkiraan berlangsung dengan tensi tinggi. Amorim, menurut sumber yang dikutip ESPN, terlihat sangat emosi saat Wilcox menyinggung strategi 3-4-3 Amorim yang sepertinya tak bisa diubah. Wilcox juga mempersoalkan evolusi dari tim yang sama sekali tak terlihat lewat sentuhan Amorim.

Artinya, eks pelatih Sporting Lisbon ini belum menunjukkan kinerja bila dirinya telah mengubah tim menjadi lebih baik. Selain itu, mereka tidak sepakat soal transfer pemain yang menjadikan Amorim kemungkinan tak mendapatkan pemain baru di bursa transfer Januari.

Sikap emosi Amorim saat pertemuan itu menjadikan hubungan mereka merenggang. Ironis karena Wilcox sebelumnya memiliki kedekatan hubungan dengan Amorim. Bahkan Wilcox tak menutup dirinya sangat mengagumi sang manajer.

Namun setelah pertemuan itu, mereka tak lagi akur. Situasi kian panas setelah Man Utd kembali bermain imbang melawan Leeds, eks klub Wilcox. Di konperensi pers usai pertandingan, Amorim malah mengecam Wilcox dan menantang para petinggi klub.

Kali ini, klub tak mendukung Amorim sehingga dirinya pun diberhentikan. Namun bukan perselisihan dengan Wilcox semata yang menjadi penyebab pemecatan itu. Petinggi klub menilai tidak ada tanda-tanda evolusi kemajuan dari tim selama ditangani Amorim. Tim masih saja fluktuatif dan sulit berada di jalur menang.

Setelah dipecat, posisi Amorim untuk sementara digantikan Fletcher, eks pemain Man Utd. Menariknya, klub seperti melakukan perjudian saat menetapkan Fletcher sebagai manajer sementara.

Meski hanya sebentar saja menangani Red Devils sebelum kedatangan manajer tetap, penunjukan Fletcher tetap mengejutkan. Apalagi, dirinya masih minim jam terbang sebagai pelatih karena baru satu tahun melatih tim Man Utd U-18.

Dari tim yunior itu ada dua anaknya, Jack dan Tyler, yang kini masuk skuad senior. Anak kembar itu menjadi deretan anak muda Man Utd yang sudah menembus tim senior.

Fletcher merupakan eks asuhan kelima sang manajer legendaris Sir Alex Ferguson yang kemudian menangani Man Utd.

Sebelumnya, Ryan Giggs, Michael Carrick, Ole Gunnar Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy yang merupakan anak didik Ferguson pernah mengarsiteki Man Utd. Di antara mereka hanya Solskjaer yang sempat menjadi manajer tetap.

Apakah Fletcher bakal mengikuti jejak Solskjaer yang berawal dari status interim dan kemudian ditetapkan sebagai manajer atau bernasib seperti Van Nistelrooy dkk yang hanya sebentar saja menangani Man Utd. Laga melawan Burnley menjadi ujian pertama Fletcher.