Klarifikasi Vokalis Kuburan Band Terkait Kemunculan Lagu “Tak Diberi Tulang Lagi” yang Kritisi Slank
JAKARTA - Media sosial tengah diramaikan dengan kemunculan sebuah lagu berjudul "Tak Diberi Tulang Lagi" yang menyeret nama grup musik asal Bandung, Kuburan Band. Lagu tersebut dinarasikan sebagai balasan atas single terbaru Slank, "Republik Fufufafa".
Menanggapi kegaduhan di media sosial, vokalis Kuburan Band, Resa Rizkyan, akhirnya memberikan klarifikasi tegas guna meluruskan simpang siur yang beredar di publik.
Resa mengkonfirmasi, lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" bukanlah karya asli milik band yang dikenal dengan riasan wajahnya itu. Ia memastikan, lagu yang viral di platform TikTok itu merupakan hasil kreasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Resa pun meminta masyarakat untuk tidak mempercayai informasi hoaks tersebut dan justru mengajak pendengar untuk membantu memperkenalkan single terbaru Kuburan, “Ajeng”.
"Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok, yang hoax, karena itu lagu AI," kata Resa, mengutip komentar dalam salah satu unggahan Instagram miliknya, Minggu, 4 Januari.
Adapun polemik ini bermula ketika Slank merilis "Republik Fufufafa" di penghujung tahun 2025. Karya Bimbim cs dinilai sebagai momentum kembalinya Slank menjadi unit musik yang kritis terhadap situasi sosial-politik, sebagaimana citra mereka pada era 1990-an hingga 2000-an.
Baca juga:
Namun, tak lama berselang, sejumlah akun di TikTok mengunggah lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" dengan narasi bahwa Kuburan Band tengah melayangkan kritik balik kepada Slank.
Lirik dalam lagu buatan AI tersebut secara eksplisit mempertanyakan konsistensi Slank dalam mengkritik kekuasaan. Secara musikalitas, lagu tersebut mengusung genre hip hop, yang sangat kontras dengan gaya rock yang selama ini menjadi identitas Kuburan Band.
Berdasarkan pantauan, lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" memang tidak terdaftar dalam katalog resmi Kuburan Band di berbagai platform streaming musik digital seperti Spotify maupun YouTube.
Beberapa warganet pun menyadari kejanggalan tersebut. Selain perbedaan genre yang mencolok, kualitas produksi audio khas AI menjadi indikator kuat bahwa lagu itu merupakan produk manipulasi teknologi.
Dengan adanya klarifikasi dari sang vokalis, dipastikan bahwa Kuburan Band tidak terlibat dalam perselisihan musikal apapun dengan Slank terkait lagu “Republik Fufufafa”.