Arus Balik Tahun Baru 2026 Meningkat, JTT Pantau Ketat Lalu Lintas Tol Jakarta–Cikampek
JAKARTA - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan kendaraan selama arus balik libur Tahun Baru 2026 di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan peningkatan volume kendaraan dari arah timur menuju barat di jalur Trans Jawa telah terpantau sejak pagi hari di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Lonjakan arus lalu lintas tersebut mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB.
Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan secara intensif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tol tetap lancar, aman, dan nyaman selama periode arus balik.
Menurut Ria, JTT memonitor dinamika lalu lintas secara real time dengan memastikan seluruh layanan operasional berfungsi optimal. Kesiapan tersebut meliputi pengoperasian gardu transaksi, kesiapan petugas di lapangan, serta pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi.
Berdasarkan data pemantauan, pada sif pertama (pukul 06.00–14.00 WIB) tanggal 4 Januari 2026, tercatat sebanyak 11.484 kendaraan melintas dari wilayah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 55,11 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 7.404 kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi arus balik, JTT mengoptimalkan pelayanan transaksi di gerbang tol utama. Di GT Cikampek Utama, dioperasikan 18 gardu transaksi ke arah Jakarta dan 12 gardu transaksi ke arah Trans Jawa.
Baca juga:
Langkah tersebut didukung dengan peningkatan kesiapsiagaan petugas operasional dan layanan lalu lintas, serta koordinasi yang intensif dengan kepolisian Patroli Jalan Raya dan instansi terkait guna menjaga kelancaran arus kendaraan di seluruh ruas Trans Jawa.
Selain pengaturan lalu lintas, JTT juga memastikan kesiapan fasilitas pendukung perjalanan, seperti area istirahat, rambu lalu lintas, serta layanan informasi bagi pengguna jalan.
Informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas disampaikan secara berkala melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi, dan berbagai kanal informasi Jasa Marga Group, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
JTT juga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kendaraan dan kondisi pengemudi dalam keadaan prima, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.