Menkop Lakukan Groundbreaking SPBU Nelayan Dan Gerai Kopdes Merah Putih Tukak Sadai

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait pengembangan koperasi modern di kawasan Kampung Nelayan di Desa Tukak, Bangka Selatan, Jumat, 19 Desember.

Pada kesempatan yang sama, Ferry juga melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan SPBU Nelayan dan Gerai, Gudang serta Sarana Pendukung lainnya dari Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Di Desa Tukak.

Dikatakan Ferry, kehadiran SPBU Nelayan yang nantinya akan dikeloka oleh Kopdes Tukak diharapkan dapat meringankan biaya operasional nelayan sekaligus memudahkan akses terhadap biosolar.

"Semoga pembangunan SPBU Nelayan yang di desa Tukak ini bisa segera dimulai dan berjalan lancar sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan anggota koperasi," kata Ferry, Jumat, 19 Desember.

Ia menambahkan, peletakan batu pertama SPBU Nelayan di Tukak disebut sebagai jawaban atas kebutuhan energi nelayan yang selama ini belum terakomodasi. Ferry optimis pembangunan SPBUN dan gerai Kopdes ini akan memberi multiplier effect bagi desa.

"SPBU Nelayan ini akan memberi manfaat besar bagi koperasi dan nelayan, terutama dalam menekan biaya dan memperkuat distribusi energi,” ujarnya.

Ia menegaskan kerja sama Kemenkop dengan KKP dan Pertamina Patra Niaga akan memperkuat integrasi program Kampung Nelayan dan Kopdes Merah Putih. Dengan begitu, produksi, pemasaran, dan distribusi dapat berjalan dalam satu rantai nilai berkelanjutan.

“Nota kesepahaman ini adalah kelanjutan kerja sama sebelumnya, sekaligus langkah strategis untuk menyatukan program Kampung Nelayan dan Kopdes agar saling menguatkan,” jelasnya.

Ferry juga menyinggung rencana pengadaan kapal melalui program KKP yang akan mendukung aktivitas nelayan. Hal ini diharapkan memperkuat daya saing masyarakat pesisir. Ia berharap kolaborasi yang terjalin dapat direplikasi di daerah lain terutama di wilayah pesisir agar terjadi peningkatan taraf hidup masyarakatnya.

"Kolaborasi dan kerjasama ini menjadi role model dan akan terus kita lanjutkan supaya nanti pendirian SPBU Nelayan bisa kita replikasi di desa pesisir di seluruh Indonesia," kata Ferry.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan SPBU Nelayan di desaTukak. Eko menegaskan komitmen Patra Niaga sebagai garda terdepan dalam melayani energi bagi masyarakat pesisir. Ia menekankan bahwa dengan kehadiran SPBU Nelayan akses biosolar akan lebih mudah, harga terjangkau sesuai ketetapan pemerintah, dan suplai BBM terjamin.

"Dengan SPBU ini Pertamina Patra Niaga berharap bisa membantu masyarakat nelayan dan pesisir untuk lebih efisien dalam berlayar sehingga akan tercipta multiplier effect yang banyak sehingga desa Tukak akan lebih maju dan makmur," kata Eko.