Gibran Janjikan Internet Starlink ke Warga Gayo Aceh yang Masih Terkendala Komunikasi
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan internet satelit Starlink terpasang agar warga korban di Kabupaten Gayo Lues bisa berkomunikasi dan menghubungi saudara mereka.
Saat menyapa para korban di Posko Pengungsian BLK Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh, Rabu, 17 Desember, Gibran sempat bertanya soal sinyal ponsel yang sudah berfungsi atau belum.
"Bapak, ibu sinyalnya sudah baik belum?" tanya Gibran kepada warga, disitat Antara.
"Belum," jawab warga kompak dan antusias.
"Nanti kita segera pasangkan Starlink ya biar bisa segera menghubungi teman-teman, saudaranya di tempat lain. Internetnya belum jalan ya? Kita segerakan ya," kata Gibran melanjutkan.
Baca juga:
- Spanyol Usir 400 Imigran Tempati Sekolah Kosong di Badalona, Banyak yang Tidur di Jalanan Malam Ini
- KPK Bakal Panggil Atalia Praratya Istri Ridwan Kamil Terkait Kasus Korupsi Bank BJB
- Kebijakan Imigrasi Trump Keras kecuali ke Imigran Kulit Putih Afsel
- 70 Pegawai Kesehatan dan 5.000 Warga Sipil Ditahan di Nyala Sudan, WHO: Sangat Mengkhawatirkan
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Gayo Lues, Wapres Gibran didampingi oleh Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti hingga direktur Pertamina dan PLN.
Di depan ribuan warga pengungsi, Gibran berpesan agar pejabat terkait dapat mempercepat perbaikan infrastruktur, mulai dari pembangunan kembali jembatan yang putus, pasokan BBM, hingga internet dan listrik.
"Tunggu ya. Internet, BBM, listrik. Tadi beberapa tempat listrik sudah tersambung ya? Nanti kita segerakan juga untuk listrik," kata Gibran.
Gibran pun berpesan kepada Bupati Gayo Lues agar memprioritaskan makanan hingga tiga kali sehari dan kebutuhan lainnya untuk lansia, anak-anak, balita dan ibu hamil di posko pengungsian.
Ia memastikan bantuan logistik, sembako akan terus didistribusikan, baik lewat jalur darat, laut dan udara.
"Jangan sampai ada yang sakit. Tidak terobati. Atau jangan sampai ada yang tidak kebagian makanan atau bantuan apapun. Kami dari pemerintah pusat atas perintah Presiden, ingin memastikan logistik, sembako, semuanya bisa dilancarkan," kata Gibran.