Perbaiki Talut Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkab Bangka Gunakan Dana Darurat Rp100 Juta
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memperbaiki talud jembatan penghubung di Kecamatan Belinyu yang rusak akibat bencana alam banjir.
"Kami sedang melakukan perbaikan di talud jembatan penghubung itu dan diperkirakan selesai akhir Desember 2025," kata Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan di Sungailiat, Selasa, disitat Antara.
Ia mengatakan, perbaikan talud jembatan itu menggunakan anggaran atau dana darurat dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan anggaran mencapai kurang lebih Rp100 juta.
"Perbaikan talud jembatan penghubung tempatnya di Kampung Stasiun 6 RT 01 Desa Gunung Pelawan dengan Parit 2 Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu, dianggap cukup penting supaya aktivitas masyarakat di daerah itu kembali lancar," tutur dia.
Ia memastikan, meskipun yang mengalami kerusakan pada bagian talud jembatan, tetapi kerusakan dapat mengancam ke bahu jalan dan dikhawatirkan akan semakin parah kalau tidak segera diperbaiki.
Pembangunan talud ini dianggap cukup penting untuk menahan dari tekanan air disamping jembatan itu.
Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah menyebut, kerusakan sisi muka jembatan sepanjang kurang lebih empat meter dengan kedalaman sekitar lima meter.
"Hujan lebat yang terjadi beberapa hari lalu itu, diakui tidak hanya merusak infrastruktur jembatan penghubung, namun juga merendam ratusan rumah penduduk di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Bangka," kata dia.
Baca juga:
- Pesawat Militer AS Tanpa Transponder Nyaris Tabrak Pesawat Berpenumpang Dekat Venezuela
- Lembaga HAM Dorong Pemerintah Maroko Usut 9 Migran Tewas Membeku di Perbatasan Negaranya
- 21 Orang Tewas Usai Banjir Bandang Terjang Maroko, Warga Pertanyakan Lambannya Gerak Pemerintah
- Pemilu Irak 2025 Disahkan, Partai PM Al-Sudani Raih Kursi Parlemen Terbanyak
Rusmansyah mengimbau ke seluruh masyarakat di daerah itu supaya tetap waspada terhadap ancaman banjir dan angin kencang sebab masih terjadi hujan meskipun dengan intensitas rendah.
"Saya minta masyarakat segera melapor ke pemerintah desa atau langsung ke BPBD jika mengalami musibah bencana alam supaya segera mendapat bantuan," tandasnya.