Pantone Dituding Tak Peka Gara-Gara Pilih Warna Putih sebagai Color of the Year 2026
JAKARTA - Keputusan Pantone menetapkan Cloud Dancer atau warna putih lembut sebagai Color of the Year 2026 ternyata menuai kritik keras. Pantone yang merupakan pakar tren warna tersebut bahkan dinilai tone deaf atau tidak peka dengan ketegangan yang terjadi belakangan ini.
Seperti diketahui, Cloud Dancer merujuk pada warna putih yang berkode 11-4201 di katalog Pantone. Banyak yang menilai pemilihan warna putih tersebut sarat makna politik dan ideologis, terutama dikaitkan dengan perbincangan terkait keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.
“Di saat warna digunakan untuk mengekspresikan budaya, keberagaman, emosi, dan inovasi, memilih nuansa berbasis putih terasa tidak peka,” kata seorang pengguna Instagram, dikutip dari People, pada Selasa, 16 Desember 2025.
Di media sosial juga muncul tagar dengan kata “whitewashing” dan “pantonedeaf”, sebagai bentuk protes terhadap perusahaan tersebut karena pemilihan Cloud Dancer sebagai warna 2026.
“Memilih warna putih di tengah situasi sosial dan politik seperti sekarang benar-benar menyampaikan pesan tertentu,” tambah desainer dan kreator di Rheefine Company, Jason Rhee.
Baca juga:
Adapun situasi isu sosial dan politik saat ini yang menjadi sorotan kritikan adalah yang berkaitan dengan kebangkitan nasionalisme kulit putih (white nationalism) dan perdebatan seputar ras dan identitas.
Meski demikian, Direktur Eksekutif Pantone Color Institute Leatrice Eiseman menegaskan bahwa pemilih Cloud Dancer sebagai tren warna 2026 tidak ada kaitannya dengan politik. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada narasi politik pada warna.
“Tim global di Pantone Color Institute memilih warna ini berdasarkan resonansi emosional dan kreatifnya, bukan sebagai pernyataan politik, ideologi, atau ras,” tutur Eiseman.
“Memilih atau menghindari warna atas dasar itu justru akan memberi makna yang tidak relevan dalam proses ini,” tambahnya.
Terkait berbagai interpretasi terhadap Cloud Dancer, Eiseman mengatakan bahw makna sebuah warna sangat bergantung pada konteks dan perspektif tiap individu. Ia juga kembali menegaskan terkait makna warna tersebut dari pihak Pantone.
“Cloud Dance adalah warna tentang relaksasi, refleksi, dan kreativitas,” pungkasnya