Pasar EV Melonjak, BYD Klaim Kuasai 57 Persen Pasar Mobil Listrik Indonesia

JAKARTA - BYD berhasil menorehkan pencapaian positif di pasar otomotif Indonesia, bahkan mengklaim berhasil menguasai pasar mobil listrik dengan berbagai model lengkap yang sudah ditawarkan.

Jenama asal China ini membagikan data bahwa sudah menguasai 57 persen pangsa pasar BEV di tanah air melalui BYD dan Denza, dengan angka penjualan cukup menjanjikan.

"BYD tengah menguasai 57 persen pangsa pasar BEV dengan angka penjualan mencapai 47.300 unit," katanya, saat ditemui di Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu.

Merujuk dari data Gaikindo, penyaluran kendaraan dari pabrik ke dealer atau wholesales BYD dari Januari ke November 2025 jumlahnya 40.151 unit dan merek Denza sebanyak 7.176 unit.

Sedangkan untuk pengiriman dari dealer ke konsumen langsung pada periode yang sama totalnya 39.289 unit untuk merek BYD dan 7.047 untuk model di bawah merek Denza.

Ia mengungkapkan bahwa pasar otomotif Indonesia terus tumbuh dan setiap tahunnya sangat baik. Ia membandingkan dengan pasar China yang penetrasinya tak cepat seperti di Indonesia.

"Kita lihat ke belakang sejenak, sejak dua tahun lalu market share BEV hanya 2 persen. Kemudian meningkat jadi 5 persen, dan sekarang 12 persen hanya dalam waktu 3 tahun. Sekarang bayangkan 2 persen ke 12 persen hanya dua tahun, tapi di China butuh setidaknya 8 tahun," paparnya.

Peningkatan di atas menurutnya berkat bantuan pemerintah Indonesia, terutama dari sisi insentif. Memang insentif sangat membantu mendongkrak penjualan mobil listrik di tanah air, dan tahun depan sedang digodok.

"Kita apresiasi pasar domestik karena dukungan pemerintah dan teman-teman kita dapat mencapai ini," paparnya.