Tak Berhenti di Penggalangan Donasi, Angga Puradiredja Dorong Musisi Aktif Suarakan Isu Lingkungan

JAKARTA - Maliq & D'Essentials jadi salah satu penampil yang terlibat dalam konser amal "100 Musisi Heal Sumatra” yang digelar di T-Space Bintaro, Tangerang Selatan akhir pekan lalu.

Adapun, konser “100 Musisi Heal Sumatra” digelar untuk menggalang donasi bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Lewat konser ini, vokalis Maliq & D'Essentials, Angga Puradiredja, memberikan sudut pandang yang lebih jauh dari sekadar aksi menggalang donasi. Ia melihat musibah ini mendorong musisi untuk mulai mengampanyekan isu lingkungan, yang dinilai menjadi pangkal permasalahan.

Angga sendiri menyambut baik inisiasi dari rekan musisi, Tompi, yang menggalang donasi untuk korban bencana, dan melibatkan para musisi Tanah Air.

"Jujurnya kita bingung mau mulai dari mana. Kebetulan Tompi, teman kita, musisi juga, melakukan inisiasi yang sangat keren banget dan inspiratif banget. Tentunya kita menyambut dengan tangan terbuka," kata Angga.

Kendati demikian, Angga menolak untuk membatasi peran musisi hanya pada penggalangan dana di. Bencana di Sumatera yang santer diduga akibat penebangan pohon ilegal memicu Angga untuk melayangkan tantangan yang lebih besar: musisi harus menjadi juru bicara serius untuk penghijauan kembali.

"Tentunya kita sebagai musisi ingin musik itu menginspirasi, bukan hanya untuk hiburan aja, tapi impact-nya ke semua sudut pandang, salah satunya ya lingkungan," tegasnya.

Angga mengakui bahwa Maliq & D’Essentials sendiri bukanlah ahli lingkungan, namun mereka memiliki platform dan daya jangkau untuk menjadi mesin sosialisasi yang efektif.

"Kita butuh partner untuk melakukan hal tersebut. Dan Maliq tentunya akan merespon dengan sangat positif,” katanya.

Lebih lanjut, Angga menyinggung perlunya informasi yang akurat dari lapangan, terutama mengenai daerah yang masih terisolasi, agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran.

"Segala macam sosialisasi harus terus digencarkan, sehingga pemerintah dan masyarakat bisa membantu menginformasikan apa-apa yang terjadi, yang sebenarnya terjadi di lapangan,” ujar penyanyi 45 tahun itu.

Angga pun menyampaikan doa dan harapan, sembari mengingatkan pentingnya komitmen kolektif. "Untuk kedepannya, mari kita berjanji bersama, janji nasional mungkin, untuk lebih menghijaukan Indonesia, merawat hutan Indonesia, merawat alam, sehingga nanti tujuan Indonesia Emas bisa terlaksana secepat mungkin."