Kementerian Luar Negeri dan Diplomat Indonesia Kirim 20 Ton Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama diplomat Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa berbagai kebutuhan dasar untuk balita, anak-anak, orang dewasa hingga lansia sebanyak 20 ton untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyerahkan secara simbolis bantuan bertajuk "Diplomat Peduli 2025" kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Hari Jumat.
"Bantuan dari rekan-rekan diplomat Kementerian Luar Negeri untuk disalurkan lewat BNPB kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di ketiga provinsi tersebut," kata Menlu Sugiono dalam sambutannya, Jumat (5/12).
Lebih jauh Menlu RI mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto, seluruh kekuatan nasional harus bahu-membahu membantu mereka yang menjadi korban bencana alam di Sumatera.
Menlu Sugiono juga mengatakan, bantuan kali ini juga datang dari diplomat Indonesia yang ada di seluruh penjuru dunia, bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang terkena bencana di kampung halaman.
"Karena kita yakin, upaya diplomasi yang kita lakukan di Kementerian Luar Negeri ini semuanya berawal dari situasi di rumah kita sendiri," ujar Menlu Sugiono.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri di mana pun Anda bertugas, atas sumbangan, perhatian, dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," tandasnya.
Baca juga:
- Pejabat HAM Sebut Rusia Kirim Anak-anak Ukraina ke Kamp 'Pendidikan Ulang' Korea Utara
- Puji Direktur Baru Mossad, Kepala Staf IDF: Perwira yang Berani, Profesional, Berpengalaman
- Israel Klaim Tewaskan 40 Militan Hamas yang Terjebak di Terowongan Gaza
- Netanyahu Tunjuk Sekretaris Militernya Menjadi Kepala Mossad Israel
Ditambahkannya, bantuan kali ini antara lain meliputi bahan makanan, minuman, susu bayi hingga pakaian. Nampak pula sejumlah obat-obatan hingga multivitamin.
"Semoga apa yang bisa, apa yang kami berikan ini bisa bermanfaat," pungkas Menlu RI.
Diketahui, hingga Jumat (5/12) sore, korban tewas bencana alam di Sumatera telah mencapai 862 orang, sementara 562 orang belum ditemukan dan 2.700 lainnya luka-luka, dengan upaya pencarian dan evakuasi terus dilakukan lokasi-lokasi yang terdampak parah, dikutip dari laman resmi BNPB.