Siap Berjuang di SEA Games 2025, Timnas Sepak Bola Putri dan Futsal Indonesia Berangkat ke Thailand
JAKARTA - Kontingen Indonesia dari cabang olahraga (cabor) sepak bola putri dan futsal siap berjuang di SEA Games 2025. Rombongan telah bertolak menuju Thailand pada Selasa, 2 Desember 2025.
Pelepasan kontingen dari dua cabor ini berlangsung di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dalam acara itu, turut hadir Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, yang didampingi Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani.
Sebelum keberangkatan para atlet, Bayu berpesan agar mereka bisa memberikan yang terbaik saat tampil di SEA Games 2025.
Baca juga:
"Teman-teman semua para atlet dan ofisial, saya mengucapkan selamat bertanding nanti. Untuk tim (sepak bola) wanita dan futsal, kami tentunya berharap yang terbaik."
"Berikan yang terbaik, berikan best of the best yang kita miliki," kata Bayu dalam keterangan yang disampaikan.
Di SEA Games 2025, cabor sepak bola putri akan mulai dimainkan pada Rabu, 3 Desember 2025. Timnas Putri Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Thailand dan Singapura. Sementara di Grup B dihuni Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Malaysia.
Pada pertandingan pertama, Claudia Scheunemann dan kolega langsung berhadapan Thailand di Stadion Chonburi, Kamis, 4 Desember 2025. Lalu pada pertandingan kedua, Timnas Putri Indonesia akan melawan Singapura pada Minggu, 7 Desember 2025.
Sementara itu, Timnas Futsal Indonesia akan bertanding sebanyak empat kali dengan format round robin. Tim yang finis di posisi puncak klasemen berhak meraih medali emas, disusul runner-up akan mendapatkan medali perak, dan peringkat ketiga meraih medali perunggu.
Pada pertandingan pertama, Timnas Futsal Indonesia akan berhadapan melawan Myanmar pada 15 Desember 2025. Kemudian, mereka akan berhadapan dengan Vietnam pada 17 Desember 2025.
Selanjutnya, Tim Merah-Putih akan melawan Malaysia pada 18 Desember 2025. Terakhir, Indonesia akan duel melawan Thailand pada 19 Desember 2025.