Waktu Naik Pesawat yang Ideal untuk Hindari Jet Lag

JAKARTA - Memasuki akhir tahun, banyak orang yang sudah merencanakan liburan di luar negeri. Namun, dalam perjalanan lintas negara dengan pesawat terdapat satu hal yang sebisa mungkin dihindari, yakni jet lag.

Jet lag merupakan gangguan tidur sementara akibat berpergian melintasi banyak zona waktu berbeda. Hal ini bisa saja menganggu aktivitas liburan yang sudah direncanakan sehingga sebaiknya dihindari.

Untungnya, pakar di Go2Africa mengungkapkan bahwa jet lag dapat dihindari dengan cara yang mudah. Cara tersebut ialah dengan memilih waktu penerbangan yang ideal.

Waktu penerbangan yang paling direkomendasikan ialah yang mendarat antara pukul 2 sampai 5 siang di tempat tujuan. Di waktu tersebut, kemungkinan tubuh masih dalam kondisi optimal saat mendarat.

Banyak paparan sinar matahari di siang hari dan kesempatan untuk tetap waspada sampai waktu tidur. Ini mengatur ritme sirkadian (jam tubuh internal yang mengatur kapan tubuh mengantuk dan terjaga) bisa tersesuaikan dengan baik dengan cahaya tersebut.

"Cahaya ialah sinyal terkuat bagi tubuh yang perlu diatur ulang. Paparan strategis dan penghindaran cahaya bisa mengubah fase sirkadian Anda, serta meningkatkan pengaturan ulang jam tubuh internal Anda," kata para ahli di laman Mirror, dikutip pada Sabtu, 29 November 2025.

Jika tidak memungkinkan untuk mendarat di tempat tujuan antara jam 2 siang hingga 5 sore, terdapat cara lain yang bisa dilakukan untuk menghindari jet lag.

Anda bisa beradaptasi dengan mengubah pola tidur setidaknya tiga hari sebelum waktu berpergian. Memajukan waktu tidur 30 sampai 60 menit lebih awal setiap malam, dengan begitu tubuh bisa mengatur ulang jadwal tidur secara alami.

Jika mendarat pada malam hari, hindari tubuh terkena paparan sinar ponsel sejak satu hingga dua jam sebelum tidur. Selain itu, selama hari pertama berada di tempat tujuan, sebaiknya melakukan sinkronisasi tubuh termasuk terkait makanan, waktu bangun tidur, jadwal tidur dengan zona waktu setempat.