Ciri-ciri Daun Beluntas, Nama Lain, dan Manfaatnya

YOGYAKARTA – Beluntas adalah tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini kerap dijadikan sebagai obat tradisional misalnya untuk obat rematik, menyehatkan pencernaan, hingga menambah nafsu makan. Sayangnya beluntas sulit dikenal karena termasuk jenis semak. Jika Anda berencana mencarinya, pahami dulu ciri-ciri daun beluntas dari bentuk hingga habitatnya.

Mengenal Ciri-ciri Daun Beluntas

Beluntas atau nama ilmiahnya Pluchea indica L termasuk herba famili Asteraceae. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di area kering dengan tanah keras dan berbatu. Tanaman ini banyak ditemukan di Indonesia sehingga memiliki banyak sebutan, misalnya masyarakat Jawa menyebutnya luntas. Sedangkan orang Sunda menyebutnya dengan baruntas, atau lamutasa bagi orang Makassar.

Dalam Profil Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi Baluntas yang terbit di Jurnal Farmaka yang ditulis oleh Mohamad Irfan Fitriansyah, dijelaskan bahwa tanaman beluntas termasuk tanaman perdu tegak. Tanaman ini seringkali bercabang banyak dengan ketinggian bisa mencapai 2 meter.

Ciri daun beluntas yang mudah diidentifikasi adalah warnanya yang hijau disertai bulu halus. Bentuk daun ini oval elips atau bulat telur terbalik dengan pangkal daun runcing, sedangkan tepi daunnya seperti bergerigi. Panjang daun antara 2,5 hingga 9 cm.

Bunga beluntas juga memiliki tabung kepala sari berwarna ungu dan tangkai putik yang memiliki 2 cabang ungu.

Selain itu beluntas juga memiliki buah. Bentuknya menyerupai gasing, teksturnya keras dan warna cokelat. Buah beluntas panjangnya 1 mm dengan ukuran yang sangat kecil. Meski begitu buah beluntas memiliki biji berwarna cokelat keputih-putihan.

Manfaat Daun Beluntas

Di Indonesia, tanaman beluntas kerap dimanfaatkan sebagai obat herbal. Daun beluntas mengandung beberapa zat kimia seperti alkaloid, tannin, natrium, minyak atsiri, kalsium, fl afonoida, magnesium, dan fosfor.

Dalam Journal of Pharmacy Science And Practice (2017), Sela Talia, dkk, menuliskan bahwa daun beluntas bermanfaat untuk menghilangkan bau badan. Daun beluntas juga punya khasiat kesehatan lain yakni sebagai berikut.

  • Menurunkan kolesterol

Salah satu khasiat daun beluntas adalah mampu menurunkan kadar kolesterol. Manfaat ini pernah diteliti oleh Sukaryana dan Priabudiman (2014) yang meneliti pengaruh daun beluntas terhadap total kolesterol pada ayam. Hasilnya, ekstrak etanol yang berasal dari beluntas mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  • Anti bakteri

Penelitian lain juga berhasil membuktikan bahwa daun beluntas punya sifat antibakteri. Dari penelitian diketahui bahwa ekstrak etanol beluntas memiliki daya hambat khususnya pada bakteri Staphylococcus aureus (penyebab infeksi kulit), Bacillus subtilis (penyebab infeksi saluran pernapasan), dan Pseudomonas aeruginosa (penyebab infeksi saluran kemih).

  • Mengatasi bau badan dan bau mulut

Daun beluntas juga kerap dijadikan lalapan untuk menghilangkan bau badan dan bau mulut. Cara memasaknya cukuyp dikukus atau dimakan langsung.

Itulah beberapa ciri-ciri daun beluntas. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.