BYD Ungkap Alasan Naiknya Harga Atto 1 Usai Jadi Mobil Terlaris
JAKARTA - Setelah tiga bulan diluncurkan di ajang GIIAS 2025, BYD Atto 1 kini mengalami kenaikan harga. PT BYD Motor Indonesia menjelaskan penyebab kenaikan harga mobil listrik terlaris mungilnya tersebut.
Harga yang naik hanya diberikan kepada varian paling bawah atau tipe Dynamic. Sebelumnya Atto 1 tersebut dijual seharga Rp195 juta, dan kini pada ajang GJAW 2025 harganya berubah menjadi Rp199 juta, atau naik sebesar Rp4 juta.
Sedangkan Atto 1 Premium masih dibanderol harga yang sama, yakni Rp235 juta. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan memberikan alasan perihal kenaikan harga Atto 1.
"Kenapa malah harganya dinaikan? Karena kita ada beberapa hal yang menjadi gambaran yang terjadi. Yang pertama adalah harus kita akui, kita harus mengekstensifikasi pelayanan kita dengan jumlah order yang sebesar ini," ujar Luther di kawasan PIK, Jakarta Utara, Minggu, 23 November.
"Contohnya adalah jaringan penjualan, kecepatan logistik, manpower, dan beberapa infrastruktur pendukung. Agar customer itu tidak terdegradasi secara pelayanan hanya karena jumlah atau volume yang cukup signifikan besar," lanjutnya.
Baca juga:
Sedangkan alasan kedua, Luther mengungkapkan bahwa harga Atto 1 itu rencananya memang direncanakan hanya dalam masa periode GIIAS saja awalnya. Ini demi memberikan kompensasi waktu tunggu pada konsumen.
"Sampai pada akhirnya setelah tiga bulan, kita menyesuaikan sedikit dari sisi harga. Dan ketiga memang kita harus akui ini ada satu kondisi, di mana ada perbedaan kurs yang kita juga menyerap secara biaya. Sehingga kita menaikan harga trim terendah," ucapnya.
Luther pun menyampaikan terima kasih kepada para konsumen yang sudah membeli Atto 1. Itu juga yang membuat pabrikan asal China tersebut tembus tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia periode Oktober dengan total wholesales sebanyak 10.593 unit.
"Pertama kita cukup bangga dengan pencapaian penjualan dan demand yang terjadi di BYD Atto 1. Bahkan, di bulan lalu kita mencapai 9 ribu lebih unit, di mana para konsumen sudah menunggu dari GIIAS, dan secara konsisten penjualannya juga meningkat," papar Luther.