Atasi Banjir Kemang, Jakarta Normalisasi Kali Krukut
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan akan melakukan normalisasi Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer. Kebijakan ini ditempuh untuk mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Kemang, Kemang Village, dan wilayah sekitarnya, terutama saat curah hujan meningkat.
“Pemerintah Jakarta akan melakukan normalisasi atau pembersihan Kali Krukut sepanjang 1,3 km. Kami tahu kalau tidak dilakukan, maka daerah Kemang, Kemang Village, dan sebagainya pasti akan banjir terus-menerus,” ujar Pramono Anung dalam kegiatan Susur Sungai Ciliwung di Cikoko, Jakarta Selatan, Jumat 21 November.
Selain Kali Krukut, Pemprov Jakarta juga menyiapkan langkah penanganan serupa di beberapa kali lainnya, termasuk Kali Pesanggrahan. Pengerjaan ini menjadi prioritas mengingat akhir 2025 hingga awal 2026 diprediksi menjadi periode rawan hujan lebat.
“Kali Pesanggrahan tetap kami rawat, kami keruk dan beberapa sungai lainnya, terutama untuk menghadapi yang seperti tadi disampaikan oleh Pak Menteri. Sampai bulan Februari, Jakarta siaga hal yang berkaitan dengan banjir,” ucap Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan, Pemprov Jakarta kini bergerak cepat melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU), terutama dalam pembangunan tanggul di sepanjang aliran sungai.
Proses pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul saat ini sedang berjalan. Lahan yang telah dibebaskan nantinya akan dimanfaatkan Kementerian PU untuk mendirikan tanggul sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir jangka panjang.
Baca juga:
“Pembebasan lahan sudah dimulai, mudah-mudahan awal tahun depan bisa (dilakukan) bersama-sama. Pembebasan lahan dilakukan oleh Pemerintah Jakarta, untuk pembuatan tanggulnya nanti oleh Kementerian PU,” jelas Pramono.
Dengan berbagai langkah ini, Pemprov Jakarta berharap normalisasi sungai dapat meningkatkan kapasitas tampung air dan meminimalkan potensi banjir yang kerap melanda kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat.