Duel Aston Villa vs Maccabi Tel Aviv di Liga Europa Bakal Dijaga 700 Polisi

JAKARTA - Lebih dari 700 petugas polisi akan dikerahkan untuk memastikan keamanan publik saat Aston Villa menghadapi Maccabi Tel Aviv di Liga Europa pada Jumat, 7 November 2025, dini hari WIB.

Warga yang tinggal di dekat Villa Park telah diperingatkan akan adanya gangguan yang signifikan akibat penjagaan keamanan selama pertandingan.

Para suporer klub Israel tersebut awalnya dilarang masuk sebelum Maccabi memutuskan untuk tidak menjual tiket untuk mereka demi alasan keamanan.

Kelompok-kelompok pro-Palestina telah menyerukan agar pertandingan dibatalkan. Dengan adanya protes yang akan berlangsung, para perwira senior dari Kepolisian West Midlands telah memperingatkan para penonton atas perilaku mereka.

"Siapa pun yang melanggar hukum akan ditangani secara langsung, begitu pula mereka yang menyebarkan kebencian."

"Kami telah bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk Dewan Kota Birmingham, Aston Villa, dan rekan-rekan kami di layanan darurat lainnya, dalam menjalankan operasi penjagaan keamanan yang signifikan."

"Masyarakat dapat menyaksikan sejumlah besar petugas berseragam, serta kuda polisi, anjing polisi, unit drone kami, unit kepolisian jalan raya, petugas penghubung protes, dan lainnya."

"Kami juga akan memastikan bahwa terus memberikan layanan kepolisian yang sama baiknya kepada seluruh West Midlands."

"Kami tahu protes oleh berbagai kelompok akan terjadi pada hari itu. Kami memiliki rencana yang menyeimbangkan hak untuk berunjuk rasa dengan kewajiban kami untuk melindungi semua komunitas di Birmingham."

"Kami berpengalaman dalam mengawasi pertandingan sepak bola dan demonstrasi tingkat tinggi. Selama berminggu-minggu kami telah bekerja sama dengan berbagai kelompok agama dan komunitas lokal untuk mendengarkan pandangan dan kekhawatiran mereka."

"Tujuan kami selama perencanaan pertandingan ini ialah untuk memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan sepak bola ini, sementara kami terus menjaga keamanan semua orang di Birmingham, memfasilitasi protes damai, dan menjaga kedamaian Raja," ujar Komandan Kepolisian Birmingham, Kepala Inspektur Tom Joyce.

Kelompok Penasihat Keamanan (SAG), yang bertanggung jawab untuk menerbitkan sertifikat keamanan untuk setiap pertandingan di Villa Park, memutuskan untuk tidak mengizinkan suporter tandang menghadiri pertandingan tersebut setelah penilaian risiko oleh Kepolisian West Midlands.

Hanya saja, keputusan tersebut menuai kritik dari para politisi termasuk Perdana Menteri Sir Keir Starmer.

Namun, Maccabi Tel Aviv kemudian mengumumkan bahwa mereka akan menolak tawaran tiket karena atmosfer yang ditimbulkan oleh keputusan awal tersebut.