Peran Foden Menangkan Man City, Guardiola: Saatnya Kembali ke Timnas
JAKARTA - Gelandang Phil Foden berperan penting mengantarkan Manchester City menaklukkan lawan kuat Borussia Dortmund di pertandingan Liga Champions. Foden mencetak brace saat Man City menang 4-1 atas Dortmund. Manajer Pep Guardiola menyebut Foden layak kembali ke timnas Inggris.
Foden bermain brilian saat Man City mendominasi laga melawan Dortmund di Stadion Etihad, Kamis, 6 November 2025 dini hari WIB. Dia membuka kemenangan Man City dan kemudian mencetak gol kedua yang menjadikan tim unggul 3-0.
Sebelumnya, striker Erling Haaland mengubah skor menjadi dua gol. Dortmund sempat memperkecil ketinggalan sebelum akhirnya Rayan Cherki memantapkan kemenangan menjadi 4-1.
Penampilan gemilang yang ditunjukkan Foden menjadikan Guardiola tak segan memuji dia. Setelah menghadapi masa sulit musim lalu, Foden menunjukkan kebangkitan. Hanya saja, gelandang berusia 25 ini memang tidak langsung kembali ke jalur pemenang.
Dirinya sempat tenggelam di awal-awal kompetisi karena mengalami cedera yang berujung Foden tak mendapat panggilan timnas. Saat sudah pulih, manajer Inggris Thomas Tuchel masih belum memanggilnya kembali. Foden sudah tak bermain untuk Three Lions sejak Maret 2025.
Inggris sendiri bakal kembali melakoni pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Serbia dan Albania. Meski sudah lolos ke putaran final, namun Tuchel tetap akan memanggil para pemain pilar pada dua laga kualifikasi.
Menanggapi peluang kembalinya Foden ke timnas, Guardiola memberi jawaban diplomatis. “Thomas sosok pelatih yang smart dan bijak. Dia tahu sepenuhnya kebutuhan timnas Inggris,” kata Guardiola
“Thomas pun tahu seberapa bagus Phil. Persoalannya timnas itu berbeda (dengan klub). Dalam waktu yang jangka pendek, Anda harus bisa membentuk tim dari pemain yang tidak berada di tim tersebut. Ini karena pemain tidak selalu bersama setiap saat,” ujarnya.
“Tetapi, ayolah. Kalau soal Phil, tidak ada orang di negeri in dan seluruh dunia yang tidak tahu kualitas dan kemampuannya. Hanya saja, Inggris memang beruntung karena memiliki begitu banyak pemain bagus meski ini saatnya dia kembali,” ucap Guardiola.
“Ini yang membuat Phil harus terus meningkatkan kemampuan agar lebih baik daripada sebelumnya. Karena begitu dia mendapat panggilan, dia harus berkata, ‘Siap, saya menunjukkan sebagus apa saya’. Apalagi dia sudah kembali pada performa terbaik. Memang benar kami sering gagal mencetak gol saat tidak ada dia. Kini, dia berhasil mencetak dua gol,” kata dia lagi.
Sementara, Foden menuturkan dirinya hanya ingin kembali bermain dengan senyum di wajah. Dia mengakui bila tidak hanya dirinya tetapi pemain di tim mengalami situasi yang sulit.
“Saya hanya ingin bermain dengan senyum di wajah. Dan itu yang saya lakukan sekarang ini,” kata Foden. “Tahun lalu, kami menjalani situasi yang berat. Tidak hanya diri saya tetapi juga yang lain. Kini kami menjalani kebersamaan yang baru musim ini,” ujarnya.
Menurut dia tim belajar saat menghadapi masa sulit. Alhasil, kini Man City sudah kembali ke jalur. Di kompetisi Premier League Inggris, Man City menduduki peringkat dua dan mulai membayangi pimpinan klasemen Arsenal. Di Liga Champions, Man City sudah kembali ke delapan besar dengan menempati posisi empat.
Baca juga:
“Anda banyak belajar saat harus menjalani masa sulit. Kami memiliki kapten yang luar biasa di tim ini. Kami juga saling berdiskusi bagaimana kami bisa kembali ke jalur. Selain itu kami menambah pemain terbaik di skuad ini,” ucapnya.
Usai tampil di Liga Champions, Man City menghadapi laga yang tidak kalah berat. Mereka menjamu Liverpool yang menunjukkan kebangkitan setelah menang 2-0 lawan Aston Villa dan kemudian mengalahkan Real Madrid 1-0 di Liga Champions.
“Sebelum menghadapi laga besar ini, penting bagi kami dia [Foden] sudah kembali,” kata Guardiola.