Tak Hanya Bawa Kei Car, BYD Juga Luncurkan Truk Listrik di JMS
JAKARTA - Tak hanya fokus di segmen mobil penumpang, BYD juga menyasar segmen komersial di pasar otomotif Jepang, dengan meluncurkan truk listrik T35 pada ajang Japan Mobility Show 2025.
Kehadiran truk listrik tersebut menandai langkah strategis perusahaan memasuki pasar kendaraan komersial Jepang. Kendaraan yang dirancang khusus untuk pasar Jepang ini dijadwalkan rilis pada musim semi 2026 dengan perkiraan harga 8 juta yen atau kisaran Rp871 jutaan.
“T35 mencerminkan komitmen kami terhadap pasar Jepang dengan kendaraan yang memenuhi kebutuhan komersial dan gaya hidup," ujar Presiden BYD Jepang Liu Xueliang, dikutip dari laman Carnewschina, Kamis, 30 Oktober.
T35 tersedia dalam konfigurasi van aluminium dan bak datar. Mobil ini dilengkapi teknologi Baterai Blade LFP (Lithium Iron Phosphate) BYD dan menggabungkan desain Cell-to-Chassis (CTC), yang mengintegrasikan sistem baterai langsung dengan sasis kendaraan untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan.
Dengan jangkauan WLTC 250 kilometer dalam sekali pengisian daya, T35 ditenagai oleh motor listrik yang dipasang di belakang yang menghasilkan daya maksimum 150 kW (201 hp) dan torsi puncak 340 Nm.
Baca juga:
Menariknya kendaraan ini dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS), termasuk Peringatan Tabrakan Depan (FCW), Kontrol Jelajah Adaptif (ACC), dan Peringatan Keberangkatan Jalur (LDW).
Kabinnya dilengkapi layar sentuh 12,8 inci dengan kemampuan pengenalan suara, serta kursi pengemudi berventilasi dengan fungsi pemanas dan pengisian daya nirkabel. T35 juga mendukung pembaruan Over-The-Air (OTA), yang memastikan peningkatan sistem dan penambahan fitur yang berkelanjutan.
Fitur unggulannya yaitu kemampuan Vehicle-to-Load (V2L), yang menawarkan daya hingga 10 kW, sehingga truk ini dapat berfungsi sebagai sumber daya bergerak. Fungsionalitas ini didemonstrasikan secara dramatis di pameran dengan pemasangan sauna bergerak pada versi bak datar, yang menunjukkan fleksibilitas kendaraan ini di luar aplikasi komersial tradisional.
“Kombinasi antara utilitas praktis dan fitur-fitur inovatifnya menetapkan standar baru di segmen kendaraan komersial listrik,” pungkasnya.