Bantu Deteksi Penyakit Sejak Dini, Ini 9 Gejala Kanker Serviks Stadium Awal yang Perlu Diwaspadai
YOGYAKARTA – Ada 9 gejala kanker serviks stadium awal perlu diketahui, sebab prevalensi terjadinya penyakit ini cukup tinggi, yakni sekitar 36.000 kasus baru yang terdeksi setiap tahun. Dengan mengenali gejalanya, pengobatan dapat segera dilakukan sehingga bisa mencegah perburukan kondisi.
Dikutip dari Mayo Clinic, kanker serviks merupakan pertumbuhan sel abnormal yang dimulai di leher rahim (serviks), yakni bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina.
Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV), yakni jenis virus yang menular melalui hubungan seksual.
Kanker serviks lebih rentan dialami oleh wanita yang sering berganti-ganti pasangan seksual, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta mengonsumsi pil KB dalam jangka panjang.
9 Gejala Kanker Serviks Stadium Awal
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut 9 gejala kanker serviks stadium awal yang perlu diwaspadai.
- Perdarahan yang tidak normal di vagina
Penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa perdarahan yang tidak normal di vagina bisa menjadi tanda kuat adanya kanker serviks. Banyak gejala yang mungkin tampak samar, tetapi pendarahan di luar waktu haid, misalnya setelah berhubungan seksual, atau setelah menopause merupakan tanda serius yang patut diwaspadai, dikutip dari laman Mega WeCare.
Gejala lain yang serupa termasuk pendarahan menstruasi berlebihan, pendarahan setelah pemeriksaan panggul, setelah membersihkan organ intim (douching), atau periode menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya.
- Keputihan berbau tidak sedap
Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Namun, jika keputihan terlalu encer dan berbau tidak sedap, hal itu menjadi sinyal bahaya. Keputihan yang jernih hingga putih susu dan elastis biasanya dianggap normal. Tetapi jika berbau amis, bisa jadi itu tanda adanya infeksi.
- Nyeri panggul
Rasa nyeri di punggung bagian bawah atau area panggul yang berlangsung terus-menerus patut menjadi perhatian. Jika rasa sakit terasa dekat dengan usus buntu (bagian kanan bawah perut), hal ini dapat menandakan bahwa kanker telah berkembang ke tahap yang lebih lanjut. Dalam kondisi seperti ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis.
- Nyeri saat berhubungan seksual
Pertumbuhan tumor pada jaringan serviks dapat menyebabkan rasa nyeri ketika berhubungan seksual. Hal ini umumnya menunjukkan bahwa kanker sudah berada pada tahap lanjut. Namun, tidak semua rasa sakit merupakan tanda kanker. Para ahli menjelaskan bahwa nyeri tersebut juga bisa disebabkan oleh peradangan serviks, infeksi vagina, atau adanya polip — kondisi yang tidak berbahaya. Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan jika muncul gejala yang tidak biasa.
- Tidak bisa menahan kencing
Dikutip dari Time Magazine, tidak bisa menahan kencing termasuk salah satu dari 9 gejala kanker serviks stadium awal.
Gejala ini muncul lantaran tumor kanker serviks dapat tumbuh ke jaringan di sekitar leher rahim. Jika menyebar ke kandung kemih yang letaknya berdekatan, penderita kanker serviks mungkin akan merasakan nyeri saat buang air kecil atau kesulitan menahan keinginan untuk buang air kecil.
Sekilas, gejala ini terlihat mirip dengan infeksi saluran kemih (ISK). Untuk itu, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.
- Sering merasa lemas dan tidak bertenaga
Jika Anda sering merasa lemas dan tidak bertenaga sepanjang hari meski sudah tidur cukup, hal ini bisa jadi merupakan tanda atau gejala kanker serviks stadium awal.
Kondisi ini dipicu oleh perdarahan yang tidak normal di vagina, sehingga lama kelamaan tubuh kekurangan sel darah merah (anemia) yang menyebabkan munculnya rasa lemas dan tidak bertenaga.
- Pembengkakan pada kaki
Pembengkakan pada kaki mungkin terlihat tidak ada hubungannya dengan kanker serviks, tetapi gejala ini umumnya muncul pada tahap lanjut penyakit tersebut.
Hal ini terjadi ketika kanker serviks menekan saraf atau pembuluh darah di area panggul yang berfungsi mengalirkan dar
Baca juga:
- Fashion Show di Tengah Gurun Pasir, Eksistensi Buttonscarves Hadirkan Desert Takeover di Dubai
- Evaluasi MBG, Komisi IX DPR Ingatkan Fungsi Ahli Gizi di SPPG
- Budaya Kerja Sehat yang Bikin Karyawan Betah dan Semakin Produktif
- Ahli Sebut Stres Selama Kehamilan Berkaitan dengan Risiko Epilepsi Lebih Tinggi pada Anak
ah ke kaki. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan yang menyebabkan salah satu kaki tampak bengkak. Meskipun jarang terjadi, gejala ini tetap perlu diwaspadai.
- Sembelit tanpa penyebab yang jelas
Jika kanker telah menyebar ke arah samping, hal ini dapat mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan sembelit atau masalah pencernaan lainnya, terutama jika kanker tumbuh ke arah rektum. Namun, seperti halnya tanda-tanda lainnya, penting untuk memperhatikan sinyal yang diberikan tubuh dan segera memeriksakan diri ke dokter.
- Kehilangan nafsu makan
Gejala kanker serviks stadium awal yang berikutnya yakni penurunan atau kehilangan nafsu makan. Hal ini karena penyebaran sel kanker bisa merubah metabolisme tubuh, sehingga berdampak terhadap nafsu makan. Selain itu, penurunan berat badan drastis yang tidak diketahui penyebabnya juga perlu diwaspadai sebagai gejala kanker serviks.
Demikian informasi tentang 9 gejala kanker serviks stadium awal. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.