Pemerintah Berikan Pendampingan Kopdes Merah Putih untuk Membuat Proposal Bisnis
JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pihaknya sudah mengerahkan pendamping bisnis atau business assistant untuk membantu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam membuat proposal bisnis.
Hal itu disampaikan Ferry usai Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 27 Oktober.
Ferry bilang satu orang pendamping bisnis akan bertanggung jawab untuk mendampingi 10 Kopdes Merah Putih. Kata Ferry, proposal bisnis menjadi kunci agar Kopdes Merah Putih bisa memperoleh modal kerja dari Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara).
“Satu orang business assistant 10 koperasi desa. Itu yang akan kita perbantukan untuk mendampingi koperasi-koperasi desa, bikin proposal bisnis sesuai dengan idealnya kita yang bisa melakukan gerai sembako, apotek, klinik, gudang, dan lain sebagainya,” kata Ferry.
Saat ini, kata Ferry, belum terlalu banyak Kopdes Merah Putih yang telah mengantongi modal kerja dari Himbara. Meski begitu, dia tak menjelaskan lebih rinci berapa banyak kopdes yang sudah menerima modal kerja dari Himbara,
Ferry bilang ada regulasi yang harus diubah, dan mempengaruhi syarat Kopdes Merah Putih untuk mendapatkan modal kerja dari Himbara.
“Jumlah belum terlalu banyak karena memang kemarin kan ada peraturan Menteri Keuangan yang harus kita batalkan, yang nomor 49. Kemarin kan ada surat keputusan Menteri Keuangan yang baru yang kemudian akan menjadi pedoman, pegangan bagi Himbara untuk mencairkan,” ujar Ferry.
Lebih lanjut, Ferry bilang untuk bisa mendapatkan modal kerja dari Himbara, Kopdes Merah Putih harus membuat proposal bisnis dengan pendampingan dari business assistant.
“Tapi ini prosesnya untuk bisa bankable dan feasible itu kan harus didampingi pembuatan proposalnya,” jelasnya.
Baca juga:
Sekadar informasi, pemerintah telah menyalurkan Rp200 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) kepada Himbara. Dana tersebut diperuntukkan untuk mendorong penyaluran kredit di Himbara, salah satunya melalui Kopdes Merah Putih.
Kata Ferry, dana tersebut salah satunya akan digunakan untuk pembangunan 2.400 unit Kopdes Merah Putih.
“Belum ini ya, sekarang sudah kita sedang bangun 2.400 ya, sedang dibangun,” kata Ferry.