Bocoran Spesifikasi Dua Mobil Listrik Changan yang Bakal Dijual di Indonesia
JAKARTA – Indonesia akan kedatangan satu lagi merek otomotif baru asal China, Changan Automobile. Changan akan meluncurkan dua model sekaligus dan memulai debutnya pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.
“Kami akan meluncurkan secara resmi produk baru sebagai langkah awal memperkenalkan keunggulan-keunggulan Changan kepada masyarakat Indonesia,” ujar Chief Marketing Officer PT Dinamika Indomobil Transportasi (DIT), Ariadi, dalam konferensi pers GJAW 2025 di Senayan, Kamis, 23 Oktober.
Dalam pemaparannya tampak siluet dua mobil dengan model city car dan premium SUV. Diprediksi bahwa mobil listrik tersebut adalah Changan Deepal S07 dan Changan Lumin.
Baca juga:
Di negara asalnya, Deepal S07 sudah meluncur pada Juli 2024. Mobil tersebut hadir dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni versi listrik murni (EV) dan versi range-extender (EREV).
Mobil ini dibangun di atas platform EPA1 milik Changan Automobile, yang juga digunakan pada beberapa model listrik lain di bawah grup tersebut. Dari segi dimensi, S07 memiliki panjang 4.750 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.625 mm, serta jarak sumbu roda 2.900 mm.
Untuk varian listrik murni (EV), Deepal S07 dibekali motor listrik tunggal dengan dua pilihan daya, yakni 160 kW dan 190 kW. Energi disuplai oleh baterai berkapasitas 68,82 kWh atau 79,97 kWh yang mampu menempuh jarak hingga masing-masing 520 km dan 628 km berdasarkan uji CLTC.
Seluruh baterai menggunakan jenis lithium iron phosphate (LFP), yang dikenal stabil dan tahan lama. Sistem pengisian dayanya juga mendukung pengisian cepatt dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Sementara itu, untuk varian EREV, S07 menggunakan mesin bensin 1,5 liter sebagai range-extender dengan daya 70 kW.
Mesin ini tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan berfungsi mengisi daya baterai yang memberi tenaga ke motor listrik berdaya 175 kW atau 190 kW. Varian EREV juga hadir dengan beberapa pilihan baterai, di antaranya 31,73 kWh dan 39,05 kWh.
Kombinasi sistem ini mampu menghasilkan jarak tempuh total hingga 1.200 km berdasarkan standar CLTC. Dari sisi performa, Deepal S07 versi EREV diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar 6,7 detik.
Sementara itu, untuk Lumin merupakan mobil listrik mungil dengan desain kompak dan menjadi pesaing Wuling Air ev dan BYD Atto 1. Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.270 mm, lebar 1.700 mm, tinggi 1.545 mm, dan jarak sumbu roda 1.980 mm.
Bobotnya tergolong ringan, yakni antara 805 kg hingga 945 kg, tergantung dari kapasitas baterai yang digunakan. Sebagaimana yang dilansir dari Carnewschina, Sabtu, 25 Oktober.
Varian dasar memiliki tenaga sekitar 30 kW atau setara 41 daya kuda dengan torsi puncak 48 Nm. Meski bukan yang paling bertenaga di kelasnya, mobil ini cukup responsif untuk penggunaan harian dan akselerasi 0 hingga 50 km per jam dapat ditempuh dalam waktu 6,1 detik.
Changan varian terendah dibekali baterai berkapasitas 12,92 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 155 kilometer. Pilihan menengah menggunakan baterai 17,65 kWh dengan jarak tempuh sekitar 210 kilometer, sementara varian tertinggi membawa baterai 28 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 301 kilometer dalam siklus CLTC.
Semua varian menggunakan baterai berteknologi lithium iron phosphate (LiFePO₄) yang dikenal tahan lama dan aman. Di China, Changan Lumin dijual dengan harga mulai dari Rp100 jutaan saja untuk varian terendah.