Menko Airlangga Ungkap Tiga Pokja Dibentuk untuk Percepat Program Strategis Pemerintah
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas PPSP) akan dibagi ke dalam tiga kelompok kerja (pokja).
"Satgas ini merupakan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pada rapat terbatas lalu, tanggal 15, dan ditindaklanjuti dengan Rakortas Menteri dan tujuannya adalah untuk mengkoordinasi dan mengkonsolidasikan, menyelaraskan program strategis pemerintah sehingga dapat diselesaikan tepat waktu, tercapai target dan sasaran program, serta manfaat nyata kepada masyarakat," jelasnya kepada awak media, Rabu, 22 Oktober.
Sebagai informasi, sejumlah menteri kabinet merah putih turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Sekretariat Negara Prasteyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana hingga Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Airlangga menjelaskan bahwa ketiga pokja tersebut yaitu Pokja I bertugas mempercepat realisasi dan pelaksanaan anggaran dalam program strategis pemerintah.
Berikutnya, Pokja II berfokus pada percepatan implementasi program serta penyelesaian hambatan (debottlenecking) dalam pelaksanaannya.
Selanjutnya, Pokja III menangani percepatan penyelesaian regulasi, termasuk penyusunan dasar hukum pelaksanaan program serta aspek penegakan hukum.
Ia menambahkan beberapa program pemerintah yang menjadi fokus kerja Satgas antara lain program paket ekonomi 8+4+5, program stimulus ekonomi tahun 2026, kelanjutan insentif fiskal, serta upaya debottlenecking terhadap hambatan nontarif, isu komoditas per sektor, dan kendala lainnya.
Baca juga:
Selain itu, Airlangga menambahkan satgas juga akan mendorong pelaksanaan program prioritas yang mendukung program utama pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan berbagai program kementerian yang memiliki porsi anggaran besar.
"Pokja akan bekerja secara berkala dan hari ini adalah dimulai dengan dihadiri oleh para menteri dan kuorum, dan oleh karena itu seluruh dari hasil pembicaraan hari ini akan segera ditindak lanjuti," ujarnya.