Facebook Kembalikan Fitur Lowongan Kerja! Marketplace Tambahkan Peluang Kerja Lokal

JAKARTA - Facebook milik Meta menghidupkan kembali fitur lowongan pekerjaan, dengan fokus pada layanan entry-level lokal dan pekerjaan perdagangan. Lowongan ini muncul di bagian Marketplace, grup relevan, serta halaman. Pengguna Facebook berusia 18 tahun ke atas dapat melamar pekerjaan asal memenuhi pedoman Facebook.

Facebook pertama kali memperkenalkan lowongan pekerjaan pada 2017, tetapi fitur tersebut dinonaktifkan kurang dari lima tahun kemudian. Bagi Anda yang merindukan fitur ini, kini lowongan pekerjaan kembali hadir di Facebook milik Meta di Amerika Serikat. Kali ini, penekanannya pada pekerjaan layanan entry-level lokal dan perdagangan. Lowongan tersedia di tab khusus pada bagian Marketplace platform.

Selain Marketplace, Meta menyatakan bahwa lowongan juga bisa muncul di grup Facebook lokal dan berfokus pada karir, serta halaman terkait, sehingga lebih mudah ditemukan. Pengusaha dapat membuat lowongan melalui Facebook Marketplace, Halaman mereka, atau Grup. Lowongan hanya tersedia untuk usia 18 tahun ke atas dan harus mematuhi pedoman Facebook.

Seperti yang diharapkan, ada beberapa larangan, seperti layanan dewasa atau narkoba. Peluang kerja yang melibatkan aktivitas ilegal, produk, atau layanan dilarang.

Lowongan Hanya untuk Usia 18 Tahun ke Atas

Raksasa teknologi ini memungkinkan Anda menyaring dan mengurutkan lowongan di Marketplace berdasarkan kategori, jarak, dan jenis pekerjaan. Alat ini memudahkan pencarian pekerjaan yang sesuai.

Facebook juga memungkinkan koneksi langsung dengan pengusaha melalui Messenger untuk bertanya atau menjadwalkan wawancara. Fitur ini akan menyoroti peluang paling relevan berdasarkan riwayat penelusuran Anda.

Pengusaha bisa membuat lowongan via Facebook Marketplace, Halaman mereka, atau Meta Business Suite. Meta menyediakan panduan pembuatan lowongan melalui aplikasi iOS dan Android.

Seperti disebutkan, Facebook meluncurkan lowongan pekerjaan pada 2017 di AS dan Kanada, kemudian diperluas ke wilayah lain. Namun, pada 2022 dibatasi lagi ke AS dan Kanada. Pada 2023, program ini akhirnya ditutup.